Maluku Eyes

Ekonomi Cara Sesat, Indonesia Terancam Punah

INDONESIA memiliki potensi untuk membentuk model ekonomi baru, yaitu people cybernomics. Suatu sistem baru untuk mengembangkan kedaulatan ke tangan rakyat secara konkret. Dalam hal ini rakyat terorganisir dalam bentuk korporasi. Konsep ini mempertemukan antara kapitalisme dan sosialisme dalam korporasi kerakyatan. Continue reading

Oma Oya Bertahan dengan Sempeh Saparua

Inilah kerja tangan…Gadis lisa boli…Dari dahulu kala…Moyang-moyang kami….

Itulah cuplikan senandung Oya Pelupessy (72) sembari mengolah tanah liat menjadi sempeh atau gerabah di halaman rumahnya, di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah, Maluku. A Ponco Anggoro

Sudah 57 tahun, perempuan renta itu melestarikan sempeh berikut lagu warisan nenek moyangnya tersebut. Lagu daerah Maluku itu berkisah tentang tata cara pembuatan sempeh dari tanah liat. Mulai dari proses mengambil tanah liat, merendam, mengadon, menjemur, hingga membakarnya sebelum dijual. Lagu itu diciptakan oleh nenek moyang orang Saparua agar sempeh tetap lestari. Continue reading

[Satu Lagi] Potret Orang Kalah

1. Orang-orang [itu masih] Kalah
Nus Ukru dan kawan-kawan sejatinya pernah menulis ‘Potret Orang-orang Kalah’ yang mengulas sampai ke akar-akar penggusuran dan pemiskinan orang-orang asli Maluku dari Ujung Halmahera sampai Tenggara jauh oleh amukan mesin-mesin chainsaw, tractor, dan kebijakan pemerintah sentralisme orde baru yang jelas memiskinkan. Sungguh buku itu menjadi rekaman masa-masa kelabu yang umumnya diderita oleh masyarakat di kawasan timur Indonesia. Continue reading

Yogya Kembali

Sejujurnya, tiga hari terakhir ini kepala saya agak sakit karena mencoba mencerna pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ketika rapat kabinet terbatas, Jumat (26/11), tiba-tiba Presiden menyinggung soal keistimewaan Yogyakarta dengan menyatakan bahwa tidak mungkin ada sistem monarki yang bertabrakan dengan konstitusi dan nilai demokrasi. Continue reading

Bambang Widjojanto: Saya Nggak Berharap Deh Ada lagi Tawaran Presiden

Bambang Widjojanto tetap ingin berbuat sesuatu demi perbaikan penegakan hukum. Semangatnya sedikit pun tidak pudar setelah gagal menjadi pimpinan KPK.

“Tapi saya nggak berharap ada lagi tawaran dari Presiden. Yang penting, apa pun yang dikerjakan bisa bermanfaat bagi kemaslaha­tan bangsa ini,’’ ujar aktivis hu­kum yang vokal itu kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta. Continue reading

Harapan pada Hakim Albertina

Namanya Albertina Ho. Wanita kelahiran Maluku Tenggara 40 tahun lalu itu bukanlah sosok yang menonjol. Tetapi, sekarang namanya melejit berbarengan dengan popularitas Gayus Tambunan.

Masuk akal bila Albertina tenar. Dia hakim ketua yang mengadili Gayus di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kasus yang sarat kontroversi karena sarat kepentingan. Continue reading

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Dubes RI dan WNI rayakan Idul Fitri di London
      Duta Besar RI di London, Dr Rizal Sukma dan Ny Hanna A. Satriyo bersama lebih dari 1400 orang memadati tenda yang merupakan tempat pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1438H bertempat di Wisma Nusantara, kediaman resmi Dubes RI London ...
    • Dubes Darmansjah serahkan piala turnamen Pencak Silat Austrian Open 2017
      Duta Besar RI untuk Republik Austria, Dr. Darmansjah Djumala, menyerahkan piala Indonesian Ambassador Cup kepada kelompok SILAT Akademie yang keluar sebagai tim terbaik pada turnamen Pencak Silat Austrian Open 2017 yang ...
    • Jalur Trans Timor masih ramai dilalui pemudik
      Jalur darat Trans Timor Kupang menuju bagian Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) masih dipenuhi pemudik pada Minggu bertepatan dengan Idul Fitri 1438 Hijriah meski tidak sepadat tiga hari sebelumnya. "Hari ini masih ramai yang ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”