Pengorbanan Diperlukan

Pada setiap Hari Pahlawan 10 November, kita peringati jasa pengorbanan para pahlawan yang gugur dan menderita untuk kemerdekaan Indonesia.

Pengorbanan bagi tanah air, bangsa, dan negara. Pengorbanan untuk kemakmuran dan keadilan seluruh rakyat masih kita perlukan. Amat sangat kita perlukan sampai hari ini. Bukan basa-basi, bukan slogan kosong, bukan sekadar upacara, tetapi hari yang diperingati dengan penuh makna. Makna itu masih tetap sangat aktual dan relevan, juga dewasa ini.

Indonesia sudah tegak dan diakui sebagai negara merdeka. Namun, tujuan negara merdeka, yakni kemakmuran dan keadilan alias kesejahteraan bagi seluruh warga, belum tercapai. Negara sejahtera bagi rakyatnya dan berkontribusi kepada sesama umat manusia masih jauh dari kenyataan. Ilmu pengetahuan serta budaya maju yang tetap berkerangka nilai-nilai Indonesia, seperti diekspresikan dalam Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, belum terwujud. Indonesia termasuk negara sedang berkembang, yang di kawasannya, yakni kawasan Asia Tenggara, pun ketinggalan.

Sekurang-kurangnya kesadaran dan pemahaman itulah yang minimal merupakan momentum dari peringatan Hari Pahlawan 10 November, tepatnya hari ini. Hari Pahlawan Nasional yang ke-63.

Kesadaran dan kebajikan yang spontan bangkit bukanlah menyalahkan orang lain, bukan menengok orang lain, tetapi menengok diri sendiri. Dalam posisi kita masing-masing yang beragam, apa yang telah kita kontribusikan untuk ”membayar” pengorbanan para pahlawan yang berjuang sepenuh ujian dan penderitaan bahkan berjuang sampai mengorbankan jiwa raganya.

Kita adalah masyarakat bangsa yang beragam. Beragam suku bangsa, bahasa, daerah. Beragam paham politik dan organisasi politiknya sesuai dengan kerangka dan prinsip demokrasi yang berlaku. Kita beragam pula posisi, pekerjaan, sampai pangkat dan jabatan. Ada yang aktif dalam politik, dalam wirausaha, dalam pendidikan, dalam berbagai gerakan masyarakat madani.

Namun, dalam keberagaman itu sebagai bangsa dan warga negara Indonesia, kita terikat dalam persatuan, kesepakatan, serta komitmen untuk bekerja demi terselenggaranya perikehidupan yang adil dan makmur, yang maju bagi seluruh warga bangsa.

Keragaman yang terekspresikan dalam ikatan Pancasila haruslah kita transformasikan sebagai energi bagi terselenggaranya kehidupan demokratis yang berhasil mendatangkan kesejahteraan dan kemajuan bagi seluruh warga. Indonesia semakin tegak sebagai bangsa dan negara yang dihormati dan diperhitungkan dunia karena kontribusinya yang positif dan konstruktif.

Itu semua akhirnya dan kerangkanya adalah semangat dan karya pengorbanan dalam bidang dan lingkungan sendiri serta karya bersama sebagai bangsa. Pengorbanan pastilah tidak menyalahgunakan jabatan, tidak korupsi. Setia kawan dan peduli menjadi kebajikannya.

KOMPAS

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • IBL: pelaku pengaturan skor dihukum seumur hidup
      Manajemen Liga Bola Basket Indonesia (IBL) memutuskan untuk menghukum sembilan pelaku pengaturan skor atau "match fixing" di IBL 2017 dengan larangan bermain di IBL seumur hidup. "Hukuman ini harus diberikan karena mereka ...
    • KPK: Setya Novanto permasalahkan penyidikan
      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan salah satu alasan pihak Setya Novanto mengajukan praperadilan kembali dikarenakan penyidikan yang dilakukan KPK "ne bis in idem". "Salah satu alasan pihak Setya Novanto ...
    • Ganjar: utang nelayan di bank bisa direstrukturisasi
      Nelayan cantrang yang belum bisa bermigrasi alat tangkap ikan karena masih memiliki utang di bank bisa difasilitasi untuk direstrukturisasi, kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Bahkan, Kementerian BUMN maupun ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: