Adakah Masa Depan untuk Terorisme?

Eksekusi Amrozi dan kawan-kawan tidak akan melenyapkan terorisme di Indonesia. Demikian ujar Khamami Zada, Analis Keagamaan PP Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama kepada Radio Nederland Wereldomroep. Menurutnya ini justru bisa menjadi umpan balik bagi kelompok-kelompok teroris di jaringan bawah tanah untuk memetakan kembali strategi baru melakukan aksi-aksi yang mengarah pada terorisme. Juga media memainkan peranan besar dalam hal ini. Lebih lanjut berikut Khamami Zada kepada Radio Nederland Wereldomroep.

Khamami Zada [KZ]: Ini isunya bisa menyadi semacam penyemangat bagi para kadernya untuk bisa meniru apa yang dilakukan oleh Amrozi. Nah, ini problem di sini bahwa pemberitaan media di televisi khususnya, saya anggap terlalu memutar-mutarkan Amrozi dan kawan-kawan beserta keluarganya. Jadi opini publik semacam diseret-seret untuk menyatakan bahwa apa yang dilakukan Amrozi itu sebagai sebuah perjuangan, sebagai pahlawan, sebagai orang yang sangat diagung-agungkan.

Menurut saya ini paling berbahaya. Ketika pelaku terorisme dianggap sebagai pahlawan, bukan sebagai terpidana, bukan sebagai pelanggar hukum. Ini yang menurut saya bisa menyesatkan bagi masyarakat Islam di seluruh Indonesia bahwa apa yang kita lihat, apa yang kita tonton di televisi menunjukkan bahwa sesungguhnya seorang pahlawan itu dihukum mati.

Korban aksi terorisme
aanslag-bali.jpg200.jpgHarusnya media itu memberikan porsi pemberitaan yang tidak begitu besar terhadap proses eksekusi Amrozi. Harusnya media itu justru memblow-up para keluarga korban yang di Bali. Yang lebih parah sebagai tragedi kemanusiaan adalah para korban di Bali ini yang sebetulnya mereka itu tidak berdosa, tidak punya sangkut-pautnya dengan Amrozi. Tapi karena mereka ada di sana terus menjadi korban dari aksi terorisme.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Lalu bagaimana Anda melihat masa depan terorisme?

KZ: Bagi saya terorisme di Indonesia ini, tetap akan menjadi semacam kekhawatiran. Meskipun orang menganggap bahwa dengan dieksekusi matinya Amrozi itu kemudian dianggap menurunnya gerakan-gerakan teroris, bagi saya justru bukan itu. Saya merasa akan muncul yang namanya mujahid-mujahid baru yang ingin mati seperti Amrozi.

Jadi namanya sebagai mati syahid karena inilah doktrin yang memang diidam-idam kan oleh masyarakat muslim, sebagai orang yang akan mendapatkan surga ketika mati sahid, melalui jihad. Jadi ini adalah bagian dari jihad yang bisa dinilai sebenarnya ingin dikumandangkan oleh Amrozi bahwa pelaku terorisme itu bukan satu kesalahan, bukan satu pelanggaran, bukan satu dosa itu sebagai mujahid, sebagai pejuang dan ini akan mendapat balasan di surga, di akhirat.

Jadi masa depan terorisme itu bagi saya bukan kemudian surut atau suram. Justru ini mereka akan bangkit kembali sebagai bagian dari upaya mereka untuk memperluas aksi terorisme. Kalau dulu misalnya terorisme hanya termasuk pada panggung atau tempat-tempat yang dianggap sebagai maksiat, punya simbol-simbol kekuasaan Amerika. Saya khawatir nanti sudah bukan lagi saja itu, tetapi sudah bergeser ke arah negara atau pemerintah. Jadi yang menjadi sasaran dalam hal ini bukan lagi kedutaan-kedutaan, bukan lagi tempat-tempat hiburan yang dikunjungi oleh orang turis-turis, tapi sudah memperluas wilayahnya ke fasilitas-fasilitas negara.

RNW: Lalu dengan cara apa pemerintah bisa meredam terorisme?

KZ: Bagi saya pemerintah yang harus dilakukan adalah pertama, terus-menerus mengkampanyekan bahwa terorisme itu perbuatan melanggar hukum. Jadi ini harus dipublikasikan ke masyarakat bahwa setiap pelanggaran hukum dalam terorisme itu adalah suatu pelanggaran hukum pidana. Di samping itu pemerintah juga harus terus-menerus mensosialisasikan bahwa Islam yang baik adalah Islam moderat. Bukan islam yang suka terhadap aksi-aksi terorisme.

Bukan Muslim fanatik
Jadi ini harus selalu disampaikan kepada masyarakat Muslim, agar betul-betul masyarakat Muslim menjadi Muslim yang moderat, bukan Muslim yang fanatik, bukan yang setuju dengan kekerasan, bukan yang teroris. Tapi selalu digerakkan oleh pemerintah bekerjasama dengan para ulama agar mereka juga memberikan pencerahan kepada umatnya, agar membangun pemahaman dan kesadaran Islam yang lebih moderat dan inklusif.

Yang kedua adalah melakukan penegakan hukum. Ini penting juga agar setiap pelaku kejahatan baik itu atas nama agama atau atas nama apa pun itu harus ditindak tegas. Sebagai bagian dari Rule of Law agar masyarakat tidak mudah untuk menggerakkan aksi-aksi kekerasan dan kekerasan agama karena negara itu lemah, tidak mampu menegakkan hukum. Jadi negara itu harus kuat untuk menegakkan hukum kemudian betul-betul ini bisa menjadi cerminan bagi masyarakat bahwa setiap aksi kekerasan akan mendapat akibat dari aksi itu yang itu berada dalam bingkai atau kerangka hukum.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Sering terbang? Ini alasan kulit harus dirawat ekstra
      Menghabiskan waktu berjam-jam di dalam pesawat terbang bisa jadi berita buruk bagi kulit Anda. Kelembaban rendah dan terpaan pendingin udara membuat kulit jadi kering.Dr. Radityo Anugrah yang memiliki spesialisi di bidang kulit ...
    • Yogyakarta kukuhkan Satgas Saber Pungli
      Kota Yogyakarta kini memiliki Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar setelah dikukuhkan secara resmi oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Yogyakarta Sulistiyo, Selasa. "Kami akan segera melakukan koordinasi internal untuk ...
    • Pemerintah keluarkan harga patokan ayam
      Kementerian Pertanian mengeluarkan harga patokan ayam ras pedaging melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26/2016 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras.Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menandatangani revisi ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: