Ekonomi Indonesia Lebih Baik Dari Eropa?

Setelah Jerman, kini Jepang secara resmi juga berada dalam resesi. Selama dua kali berturut-turut dalam enam bulan belakangan, ekonomi Jepang mengalami penyusutan. Menariknya, untuk tahun depan ekonomi Indonesia diramalkan akan tetap mengalami pertumbuhan, walaupun pertumbuhan itu disesuaikan menjadi 3,5 persen dari 5 persen, sebelumnya. Benarkah ekonomi Indonesia lebih baik dari Jepang dan Jerman? Berikut penjelasan Revrisond Baswir pakar ekonomi pada Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta.

Revrisond Baswir [RB]: Sebenarnya turunnya prediksi ke tiga setengah itu sudah merupakan koreksi yang besar-besaran gitu. Karena garansi di dalam negeri ya, kalau kita lihat dalam RAPBN 2009, itu kan prediksinya masih sekitar lima setengah sampai enam. Jadi kalau diturunkan sampai ke tiga setengah, ya tentu saja itu merupakan koreksi yang besar-besaran. Tapi saya masih tetap tidak begitu yakin, bahwa ekonomi Indonesia bisa seaman itu ya, tahun 2009.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Karena apa ketidakyakinan itu?

RB: Begini, kalau kita lihat trend ya, kelemahan rupiah selama setengah bulan terakhir, itu kan rupiah sudah mulai mendekat ke angka Rp.12.000 gitu ya. Sementara cadangan devisa yang habis untuk melakukan intervensi itu setengah bulan terakhir sudah sepuluh milyar dolar. Dan saya kira petinggi-petinggi keuangan di Indonesia itu sudah mulai bersiap-siap untuk minta talangan ya, dari World Bank maupun dari IMF gitu.

Cadangan devisa merosot

Dan saya kira suara presiden SBY waktu di Washington itu juga sangat jelas. Bahwa sebenarnya situasi Indonesia tidak begitu aman. Dan hanya akan bisa terbaik kalau mendapat suntikan dana ya dari negara-negara donor atau dari lembaga-lembaga bilateral.

RNW: Jadi salah satu indikasinya adalah merosotnya nilai rupiah?

RB: Dan kemerosotan cadangan devisa gitu ya.

RNW: Tapi bagaimana dengan ekspor kita, ekspor bahan baku yang selama ini didengung-dengungkan sebagai salah satu pembawa berkat itu?

RB: Itu dia masalahnya. Jadi kemerosotan cadangan devisa ya, yang sangat besar dalam satu setengah bulan terakhir, itu tidak semata-mata disebabkan oleh besarnya intervensi ya, yang digunakan BI di pasar uang itu. Tapi juga berjalan bersama-sama dengan terjadinya kemerosotan besar-besaran di sektor ekspor. Saya kira semua tahu ya, harga sawit, kopi, karet semuanya anjlok dan bahkan beberapa kontrak penjualan, seperti yang dialami Indonesia dengan India, itu mengalami pembatalan sepihak gitu.

Jadi saya kira dalam beberapa waktu kedepan, ekspor masih akan belum pulih termasuk di sektor-sektor lain seperti tekstil ya. Oleh karena itu cadangan devisa kita terancam ya, merosot cukup cepat karena pada saat yang sama ada kebutuhan untuk mengangsur ansuran pokok utang dan bunganya ya, pada akhir tahun ini. Jadi saya kira prediksi ya, kalau berjalan seperti trend yang berjalan satu setengah bulan terakhir bisa saja cadangan devisa kita, menjelang akhir tahun itu sudah dibawah empat puluh milyar dolar gitu.

RNW: Tapi di lain pihak kan, harga BBM mulai juga mulai turun itu. Apakah itu tidak membawa dampak positif?

Ancaman serius

RB: Ya, saya kira itu hanya merupakan basa-basi saja dari pemerintah ya, kenapa? Karena waktu harga BBM diturunkan wakil presiden Jusuf Kalla mengatakan harga BBM akan diturunkan kalau ada yang berani menjamin harga minyak mentah itu stabil enam puluh dolar per barel gitu. Tapi kenyataanya kan sekarang harga minyak mentah turun sudah di bawah enam puluh dolar gitu. Dan harga BBM di Indonesia hanya diturunkan Rp. 500,- per liter gitu.

Saya kira tidak sebanding kalau itu dijadikan semacam stimulus untuk menggerakan sektor riil. Lagi pula tidak segera berlaku dan baru akan berlaku pada 1 Desember yang akan datang gitu.

RNW: Itu dari segi dalam negeri, tapi dari segi internasional itu kan seperti Anda katakan tadi harga minyak di pasaran dunia turun. Apakah itu tidak membawa dampak bagi Indonesia?

RB: Saya kira dari segi Indonesia ya, itu kan khusus minyak bumi, itu seperti pedang bermata dua gitu ya, kalau harganya turun maka penerimaan migas juga akan merosot drastis, begitu juga PPH Migas gitu. Saya kira ini lagi-lagi menyebabkan ancaman serius pada perencanaan devisa gitu.

RNW: Di atas semuanya lalu diperlukan penyesuaian terhadap tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia untuk tahun depan?

RB: Begini ya, jadi di Indonesia sendiri saya melihat kebanyakan otoritas keuangan dan moneter itu masih belum berhasil, mencoba mengukur kedalaman krisis yang sedang terjadi secara internasional gitu. Kalau di negara-negara seperti Jerman pun sekarang sudah resmi ya mengaku berada dalam resesi, dan kemungkinan disusul negara-negara lain, saya kira berlebihan kalau Indonesia masih terlalu optimis gitu. Walaupun ya, beberapa negara di Asia seperti Cina itu kondisinya masih bagus gitu ya. Tapi kan saya kira posisi Indonesia sangat berbeda dengan Cina gitu.

RNW: Oke, jelas bung Revrisond Baswir, terimakasih banyak atas wawancara ini.

RB: Oke, terimakasih.

RNW: Selamat sore.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Sering terbang? Ini alasan kulit harus dirawat ekstra
      Menghabiskan waktu berjam-jam di dalam pesawat terbang bisa jadi berita buruk bagi kulit Anda. Kelembaban rendah dan terpaan pendingin udara membuat kulit jadi kering.Dr. Radityo Anugrah yang memiliki spesialisi di bidang kulit ...
    • Yogyakarta kukuhkan Satgas Saber Pungli
      Kota Yogyakarta kini memiliki Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar setelah dikukuhkan secara resmi oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Yogyakarta Sulistiyo, Selasa. "Kami akan segera melakukan koordinasi internal untuk ...
    • Pemerintah keluarkan harga patokan ayam
      Kementerian Pertanian mengeluarkan harga patokan ayam ras pedaging melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26/2016 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras.Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menandatangani revisi ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: