Anak Tuban dalam Halimun G30S

Ia datang bagai hantu: tiba-tiba, tak tentu asal. Sjam Kamaruzaman: tak banyak orang mengenal nama itu. Dua tahun setelah aksi berdarah Gerakan 30 September, ia baru muncul di depan publik. Ketika itu, Juli 1967, ia menjadi saksi dalam pengadilan Sudisman, Sekretaris Jenderal Partai Komunis Indonesia.

Sebelumnya ia hanya bayang dalam halimun: keberadaannya setengah dipercaya, setengah tidak. Biro Chusus, badan rahasia PKI yang dipimpinnya, semula diduga hanya khayalan tentara untuk memudahkan Soeharto memusnahkan partai komunis itu.

Tapi Sjam malah membenarkan semua tudingan. Ia mengaku memimpin Biro Chusus dan merencanakan aksi rahasia G30S. Ia menyatakan berniat menculik bekas wakil presiden Mohammad Hatta dan Wakil Perdana Menteri III Chairul Saleh, selain tujuh jenderal, pada subuh berdarah itu.

Sebagai orang yang bertugas mempengaruhi anggota tentara agar mendukung PKI, ia punya akses ke lembaga-lembaga militer. Di dalam penjara, sementara tahanan politik lain bergidik setiap kali sesi pemeriksaan datang, Sjam menghadapinya dengan senyuman.

Hubungannya dengan aparat militer memang bagai “teman lama”. Seorang putranya mengenang bagaimana di penjara, Sjam menempati sel yang besar serta diizinkan memiliki uang satu tas penuh untuk memenuhi segala kebutuhan.

Ia seperti intel dalam film Hollywood. Anak-anaknya hanya mengenal sang bapak sebagai pengusaha, pemilik perusahaan genting, bengkel, dan batu kapur. Istrinya, aktivis buruh di Pelabuhan Tanjung Priok dan pengurus Barisan Tani Indonesia, organisasi sayap PKI, dimintanya berhenti agar menyempurnakan penyamaran.

Siapakah Sjam, lelaki dengan lima nama alias itu? Siapakah anak Tuban, Jawa Timur, yang ateis tapi dikenal pandai membaca Al-Quran itu? Adakah ia agen ganda atau sekadar penganut setia Ketua PKI D.N. Aidit?
Tragedi G30S adalah misteri yang tabirnya tak pernah sempurna terungkap. Sjam Kamaruzaman adalah mozaik penting dalam prahara yang dipercaya telah membunuh setidaknya dua juta orang itu.

Lelaki dengan Lima Alias

Sjam Kamaruzaman disebut-sebut sebagai tokoh paling misterius dalam Gerakan 30 September 1965. Arogan dan kelewat percaya diri, ia lumat bersama gerakan yang ia rencanakan sendiri.

Agen Merah Penyusup Tentara

Desember 1964, Wakil Perdana Menteri III Chairul Saleh bertikai hebat dengan Menteri Negara Dipa Nusantara Aidit dalam sebuah rapat kabinet. Chairul, tokoh Partai Murba yang antikomunis, menyodorkan segepok dokumen dan menuding Ketua Partai Komunis Indonesia diam-diam merencanakan kudeta. Aidit membantah.

Gerakan dengan Tiga Pita

Letnan Kolonel Untung membagi tiga pasukannya. Mereka mengenakan tiga pita tanda: merah untuk malam, kuning untuk siang, dan hijau untuk sore. Untung memimpin pasukannya dari Gedung Penas, kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Nyanyian God Father Blok III

Sjam banyak membuka informasi rahasia Biro Chusus Partai Komunis Indonesia. Dilaporkan ke Jenderal Soeharto.

Intel ’Penggarap’ Tentara

Ia mempengaruhi tentara agar menyokong Partai Komunis Indonesia. Perwira yang setia kepadanya dibantu naik pangkat.

Perjalanan Preman Tuban

Pendiam tak banyak cakap, Sjam Kamaruzaman aktif berorganisasi. Main musik dan menyanyi di Yogyakarta.

Rumah Teralis Bunga Teratai

Rumah keluarga Sjam masih berdiri tegak di Pramuka Jati. Diambil alih polisi militer penggerebeknya.

Akhir Pelarian Sang Buron

Sjam ditangkap setelah satu setengah tahun bersembunyi. Menggalang kekuatan sisa PKI.

Jungkir-Balik Setelah Prahara

Anak-anak Sjam hidup tercerai-berai. Masih merahasiakan silsilah keluarga.

Peluk Terakhir buat Sang Putri

Rencana eksekusi mati Sjam disampaikan kepada keluarganya meski jasad dan kuburnya tak pernah jelas. Ada yang percaya masih hidup.

Liputan Khusus – TEMPO (17 November 2008)

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • SIPG kalahkan Guangzhou di Liga Champions Asia
      Wu Lei mencetak dua gol ketika Shanghai SIPG menang 4-0 atas juara Liga Champions Asia sebanyak dua kali Guangzhou Evergrande pada Selasa, pada pertandingan leg pertama perempat final kejuaraan klub level benua tersebut. ...
    • Tim WFQR Lanal Batam tangkap 27 TKI ilegal tujuan Malaysia
      Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam, Selasa sekitar pukul 02.30 WIB menggagalkan pengiriman 27 TKI Ilegal di perairan Karang Galang saat hendak menuju Malaysia. "Sebanyak 27 TKI yang berhasil diamankan ...
    • Sea Games 2017 - Luis Milla bangga dengan perjuangan Timnas U-22
      Pelatih tim nasional U-22 Indonesia Luis Milla merasa bangga dengan perjuangan anak-anak asuhnya yang mampu menahan imbang Vietnam 0-0 walau bermain dengan 10 orang di laga Grup B sepak bola SEA Games ke-29 2017, Malaysia. ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: