APEC Serukan Komitmen Baru Asia-Pasifik

Para pemimpin negara-negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) menyerukan komitmen baru untuk membangun kawasan ini. Komitmen yang tertuang dalam Deklarasi Lima itu bertujuan untuk mengurangi kesenjangan antara negara-negara maju dan berkembang, khususnya sesama anggota APEC.

Deklarasi Lima dibacakan oleh Presiden Peru Alan Garcia Perez, Minggu (23/11) siang waktu setempat atau Senin (24/11) dini hari waktu Indonesia,di Auditorium Departemen Pertahanan Peru. Saat membacakan Deklarasi, Presiden Peru didampingi para pemimpin negara anggota APEC, termasuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Deklarasi Lima dirumuskan dalam Pertemuan Puncak Ke-16 APEC yang berlangsung dua hari, sejak Sabtu (22/11) lalu.

Pembacaan Deklarasi Lima oleh Presiden Peru itu sekaligus menutup pertemuan. ”Kami sepakat memperkuat dimensi sosial dalam globalisasi dan memastikan bahwa semua anggota bisa mengakses kemajuan dan kesempatan. Semua anggota harus berpartisipasi dan mendapatkan keuntungan dalam perdagangan dan investasi tingkat kawasan dan global,” ujar Presiden Alan Garcia.

Garcia menekankan pentingnya komitmen politik untuk mengatasi krisis keuangan global. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa krisis keuangan global yang terjadi merupakan salah satu tantangan serius yang dihadapi APEC. ”Karena itu APEC sepakat bertindak cepat dan tegas untuk mengatasi lambatnya pertumbuhan ekonomi yang segera terjadi,”ujarnya.

Deklarasi Lima juga memuat sejumlah topik seperti tantangan ekonomi kawasan, penerapan reformasi struktural perdagangan dan investasi, meningkatkan ketahanan pangan di Asia Pasifik, tanggung jawab sosial perusahaan, serta upaya memerangi korupsi. Lalu, penguatan kerja sama dan peningkatan kapasitas, memerangi terorisme, pendanaan perdagangan kawasan, pengurangan dampak bencana, perubahan iklim, serta ketahanan energi dan pembangunan lingkungan bersih.

Terkait isu investasi dan perdagangan bebas, para pemimpin APEC sepakat untuk mengacu pada Bogor Goals, yang mencanangkan pembukaan pasar bebas bagi negara-negara maju di tahun 2010 dan negara berkembang pada 2020. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, Bogor Goals merupakan kesepakatan yang dihasilkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 1994 di Istana Bogor.

”Semua pemimpin APEC menyebut Bogor Goals karena apa yang disepakati di Bogor pada 1994 dulu, untuk menuju open trade and investment itu sangat ditekankan,” ujar Presiden SBY saat memberikan keterangan pers di Hotel Lima, Peru seusai mengikuti Pertemuan Puncak Ke-16 APEC.

Menurut Presiden, meskipun saat ini perekonomian dunia sedang sulit, para pemimpin ekonomi sepakat tidak akan keluar dari kesepakatan Bogor. Mereka bertekad membangun kerja sama ekonomi berdasarkan rezim investasi dan perdagangan terbuka. Presiden SBY menilai pertemuan para pemimpin APEC tahun ini lebih bermakna lantaran ada masalah global yang menjadi kepedulian dan kepentingan seluruh dunia.

”Saya telah mengikuti lima kali pertemuan forum APEC. Pertemuan kali ini cukup serius karena banyak sharing ide untuk mengatasi masalah ekonomi global,’’ ujarnya. Presiden SBY menegaskan, KTT APEC kali ini tidak kalah penting dengan semua pertemuan sebelumnya, seperti G-8 plus 8 di Hokkaido, Jepang; KTT ASEM di Beijing, China; dan G-20 di Washington DC,Amerika Serikat.

Hasil pertemuan puncak APEC merupakan langkah nyata untuk pengamanan pangan dan mengatasi dampak krisis global. ”Harapannya adalah menambah pengetahuan untuk meningkatkan produksi pertanian. Kita rangkum untuk langkah ke depan,”katanya. Presiden menjelaskan,komitmen terhadap Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) juga menjadi perhatian utama Pertemuan Puncak Ke-16 APEC.

Selain membahas kemungkinan pertemuan G- 20 pada April 2009, para pemimpin APEC juga meminta penjadwalan pertemuan antara negara maju dan berkembang pada Desember 2008 untuk mendiskusikan WTO. ”Kita harap pada saat itu pula diselesaikan Putaran Doha.

Para pemimpin APEC bahkan ingin ada timeline, jadwal, agar Desember mendatang masalah ini selesai. Kalau (isu) WTO maupun Putaran Doha tidak diselesaikan, maka itu akan tertundatunda lagi,”ramalnya. Presiden SBY berharap WTO akan memasuki tahapan baru. Presiden menginstruksikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengidentifikasi bagianbagian yang belum sesuai.

”Jika kesepakatan Doha belum tercapai,maka banyak persoalan ekonomi seperti pangan dan pengembangan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), akan terganggu,”tandas Presiden. Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengatakan, utusan dari 26 negara anggota WTO tengah melakukan perundingan di Jenewa, Swiss, untuk meneruskan pembicaraan mengenai hambatan pelaksanaan perdagangan bebas.

”Memang ada empat hambatan utama dalam perundingan itu seperti mekanisme perlindungan, khususnya bagi komoditas pertanian yang sensitif, terkikisnya pemberian fasilitas terutama bagi negara-negara berkembang, produk-produk yang sensitif dan isu-isu sektoral,” ujarnya. Menurut Mari, mekanisme perlindungan khusus merupakan isu utama bagi Indonesia sebagai ketua kelompok negara-negara berkembang yang tergabung dalam G-33 maupun untuk Indonesia sendiri.

”Pertemuan di Jenewa ini terasa lebih meyakinkan karena hampir semua peserta pertemuan mendapat dukungan dari kepala negaranya yang sedang mengikuti pertemuan APEC di Lima,”tambahnya. Setelah berada di Peru selama empat hari Presiden SBY dan rombongan Senin (24/11) pagi waktu setempat atau Senin sore akan kembali bertolak ke Tanah Air. Presiden dan rombongan dijadwalkan akan tiba di Jakarta Rabu (26/11) dini hari.

KORAN SINDO

2 Comments

  1. selamat hari natal & tahun baru 2009

  2. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur http://www.infogue.com/info/cinema/& http://www.infogue.com/game_online & http://www.infogue.com/kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://ekonomi-internasional.infogue.com/apec_serukan_komitmen_baru_asia_pasifik


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Aparat gabungan sita bambu runcing dan bom molotov di Kediri
      Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Kediri Kota dan TNI merazia kawasan bekas lokalisasi Semampir di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang seperti bambu runcing serta bom molotov."Kami sudah ...
    • Persipura tanpa Bio dan Ricardinho hadapi Gresik United
      Tim Persipura Jayapura tanpa Bio Paulin Pierre dan Ricardinho da Silva saat melawan tuan rumah Gresik United dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di stadion Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Minggu (11/12). ...
    • Pencarian korban pesawat Polri libatkan 19 kapal
      Polri mengerahkan 19 kapal dan tiga pesawat untuk mencari korban pesawat Polri M-28 Sky Truck yang jatuh pada Sabtu (3/12) di perairan Kabupaten Lingga, Kepri. "Sembilan belas kapal dan tiga unsur udara dikerahkan pada ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: