Hillary Memesona Dunia

Perasaan damai dan bahagia masih terus bermunculan dari tindakan presiden AS terpilih, Barack Obama. Pilihannya pada Hillary Rodham Clinton sebagai Menteri Luar Negeri AS memesona dunia. Bermunculan ucapan bahagia dan perasaan bersahabat dari para tokoh internasional dan think-tank global.

Pilihan Obama pada Hillary melengkapi keinginan untuk membentuk ”tim rival”, tim yang juga merangkul ”musuh”. Hillary pernah menyindir Obama dengan mengatakan, ”Gedung Putih bukan untuk tempat pelatihan.” Hillary mengatakan itu untuk menyindir Obama yang dia anggap tidak berpengalaman. Namun, Obama menunjuk Hillary sebagai Menlu dan disambut.

”Saya selalu sangat bangga kepada Hillary dan ingin bekerja sama memperkuat hubungan bilateral,” kata Presiden Filipina Gloria Macapagal-Arroyo, Selasa (2/12), saat menghadiri seminar di Hongkong, yang juga dihadiri mantan Presiden AS Bill Clinton. Presiden Arroyo dan Clinton adalah teman kuliah di Georgetown University, Washington.

Menlu China Yang Jiechi menyetujui ucapan Arroyo itu seraya memberikan ucapan selamat kepada Hillary. Menlu Jepang Hirofumi Nakasone mengatakan, ”Saya sangat berharap kedua negara bisa meningkatkan hubungan bilateral yang lebih baik.”

Menlu Inggris David Miliband melukiskan Hillary sebagai ”memiliki karakter jelas dan figur yang menghindari fatalisme”.

Menlu AS Condoleezza Rice, yang segera digantikan oleh Hillary, pun mengatakan, ”Dia adalah seorang yang percaya upaya kemanusiaan dapat menghasilkan sebuah perubahan.”

Akan hadapi cobaan

Menlu Perancis Bernard Kouchner mengatakan ”siap bekerja sama dengan Hillary sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan trans-Atlantik”.

Pilihan Obama mempertahankan Menteri Pertahanan Robert Gates juga dianggap sebagai keinginan untuk mengubah senjata menjadi keju.

Pilihan Obama pada pensiunan jenderal Jim Jones, yang kaya pengalaman militer, sebagai Penasihat Keamanan Nasional juga dianggap sebagai pilihan yang bagus. ”Ini merefleksikan keinginan memperkuat pertahanan,” kata Stephen Biddle, pakar dari Council on Foreign Relations.

Michael O’Hanlon, pakar dari Brookings Institution, mengatakan, ada kemungkinan Rusia dan Iran akan menguji kebijakan luar negeri Obama.

”Namun, Obama ingin menegaskan, dia tak mau dipermainkan,” kata O’Hanlon tentang makna pilihan Obama terhadap Jones, yang dianggap bisa menjinakkan musuh saat keadaan sulit, tetapi diam-diam akan menyusun strategi untuk memperkuat militer.

KOMPAS

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Pencarian korban banjir bandang dihentikan sementara
      Pencarian sejumlah korban banjir bandang di Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Kabupaten Magelang, Jateng, Sabtu (29/4), dihentikan sekitar pukul 22.00 WIB karena kondisi terlalu malam, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan ...
    • KPU: Anies-Sandi unggul di seluruh Jakarta
      Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta mengumumkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor urut tiga Anies Rasyid Baswedan-Sandiaga Salahuddin Uno unggul di enam wilayah DKI Jakarta. Dalam Rapat Pleno Terbuka ...
    • Korban banjir bandang dirawat di RSU Tidar
      Sebanyak tiga korban luka akibat banjir bandang yang menerjang Dusun Nipis, Desa Sambungrejo, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu, dirawat di RSU Tidar Kota Magelang. "Yang tiga orang dibawa ke RSU Tidar, termasuk bidan ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: