Agen atau Antek

Setelah identitasnya sebagai agen CIA diungkapkan, Valerie Plame menuntut Wakil Presiden Dick Cheney dan pembantunya, Lewis Libby. Pengungkapan nama agen melanggar UU Perlindungan Identitas Agen Rahasia 1982.

Pengadilan menolak dakwaan Plame terhadap Cheney. Libby mundur dari jabatannya dan tahun lalu pengadilan menjatuhkan vonis hukuman penjara dan denda.

Plame istri Joseph Wilson, mantan Duta Besar AS di Niger. Wilson ditugaskan Gedung Putih ke Niger untuk meneliti rencana pembelian uranium oleh Presiden Irak Saddam Hussein.

Wilson mengungkapkan di media rencana itu khayalan Gedung Putih. Saat itu Presiden George W Bush sedang menyiapkan serbuan ke Irak dengan dalih Saddam membuat senjata pemusnah massal.

Walau identitas agen yang pensiun maupun yang masih hidup dibawa ke liang kubur, tak sedikit politisi kelas wahid bermain api. Salah satu contohnya asisten pribadi Kanselir Jerman Barat Willy Brandt (1969-1974), Gunter Guillaume.

Brandt masyhur karena ”ospolitik” yang mendekatkan negaranya dengan Jerman Timur, Uni Soviet, dan negara-negara komunis Eropa Timur. Berkat jasanya itu, Brandt dianugerahi Nobel Perdamaian 1971.

Apa lacur, ia disusupi Guillaume yang agen dinas rahasia Jerman Timur, Stasi. Gara-gara skandal yang memalukan ini, Brandt mengundurkan diri.

Salah satu politisi terkenal yang digosipkan menjadi agen CIA adalah Anwar Ibrahim, kala itu Deputi Perdana Menteri Malaysia. Buku Tim Weiner, Membongkar Kebobrokan CIA (2008), mengutip wawancara dengan mantan agen Clyde McAvoy tahun 2005.

McAvoy mengaku merekrut dan mengontrol Adam Malik sebagai agen. Adam Malik adalah Wakil Perdana Menteri II/Menteri Luar Negeri RI (1966-1977) dan sebelumnya Menko Pelaksana Ekonomi Terpimpin (1965).

Adam Malik salah satu trio pemimpin yang melahirkan Orde Baru bersama Soeharto dan Sultan Hamengku Buwono IX. Orde Baru rezim pemenang yang menyingkirkan Bung Karno lewat Supersemar.

Weiner mengingatkan pembaca tentang pasang surut perjalanan CIA yang tak luput dari berbagai kegagalan. Salah satu kegagalan terjadi di Indonesia sejak PRRI/Permesta 1957 sampai G30S tahun 1965.

Indonesia negara menengah yang jadi ”medan tempur” Blok Barat versus Timur berkat posisi politis, geografi, dan ekonomi yang strategis. Bagi Timur ataupun Barat, kepemimpinan Bung Karno duri di dalam daging.

Bung Karno pendiri Gerakan Nonblok yang menolak Perang Dingin. Ia bukan pengobral kekayaan alam seperti Orde Baru dan membangun pamor TNI sebagai kekuatan yang disegani.

Bukan cuma CIA, dinas-dinas rahasia asing lainnya saat itu beroperasi di sini. PRRI/Permesta operasi terpadu yang melibatkan pula dinas rahasia Inggris, Singapura, Malaysia, dan Australia.

Pada akhir dekade 1950 mereka menggoyang Bung Karno dengan cara kotor. ”Sebuah topeng mirip Sukarno dikirim ke Hollywood, dipakai bintang film porno yang in action,” kata Barry Hillenbrand, wartawan Time.

Lalu film dan foto-foto mirip Bung Karno itu disebarluaskan di sini. Tetapi, tak satu orang pun termakan kampanye murahan itu.

Ketika itu pembunuhan politik juga dipakai untuk melikuidasi Bung Karno. Dan, sejak awal 1960-an, berbagai isu miring ditebarkan, termasuk kabar tentang kudeta dan memburuknya kesehatan Bung Karno.

Salah satu teori mengatakan Barat menyerah dan menyimpulkan Indonesia akan jadi komunis. Kesimpulan itu bisa dibaca dari lalu lintas memo intelijen, analisis, telegram, dan berbagai dokumen (declassified documents) antara Washington DC dan Jakarta.

Bundel dokumen itu berjudul ”Foreign Relations of the US 1964-1968 Volume XXVI: Indonesia, Malaysia-Singapore, Philippines (2001)”. Bundel ini diterbitkan Kantor Sejarahwan, Biro Pelayanan Umum, Departemen Luar Negeri.

Ada tiga subjudul Indonesia. Pertama ”Konfrontasi Sukarno dengan Malaysia: Januari-Desember 1964”, kedua Konfrontasi Sukarno dengan AS: Desember 1964-September 1965”, dan ”AS dan Suharto: April 1966-Desember 1968”.

Penerbitan bundel ini kewajiban konstitusional karena AS negara yang menjunjung transparansi. Itu sebabnya, ada data sumbangan Kedubes AS untuk Kap-Gestapu yang diterima Adam Malik dan kawan-kawan.

Dari bundel ratusan halaman ini terungkap Orde Baru menerima gelontoran bantuan dari Washington. Bentuknya dari beras sampai peralatan komunikasi, dari duit sampai susu.

Juga terurai jelas elite negeri ini menjadi antek AS. John Perkins lewat buku Confessions of an Economic Hit Man menceritakan petualangan memeras habis kekayaan alam negeri ini sembari menyogok elite Orde Baru.

Washington terkejut melihat pembunuhan pasca-G30S. Itu sebabnya, Presiden Jimmy Carter tak mau melawat ke sini dan menekan Jakarta membatalkan eksekusi Soebandrio dan Omar Dhani.

Tak seorang pun peduli Adam Malik agen CIA karena negara sudah puluhan tahun jadi antek siapa saja. Sampai kini negara antek kapitalisme, neoliberalisme, IMF, dan Bank Dunia.

Sampai kini agen berkeliaran ke mana-mana. Mereka mengumpulkan info politik, ekonomi, bisnis, sosial, sampai budaya.

Statusnya beraneka, mulai dari bankir, pejabat, pengusaha, sampai politisi. Bos dinas rahasia kita bilang kepada saya, ”Di negara ini tak ada rahasia lagi.”

Agen juga datang ke rumah saya minimal seminggu sekali. Jangan salah, mereka agen beras, koran, dan elpiji.

Budiarto Shambazy – KOMPAS

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • SIPG kalahkan Guangzhou di Liga Champions Asia
      Wu Lei mencetak dua gol ketika Shanghai SIPG menang 4-0 atas juara Liga Champions Asia sebanyak dua kali Guangzhou Evergrande pada Selasa, pada pertandingan leg pertama perempat final kejuaraan klub level benua tersebut. ...
    • Tim WFQR Lanal Batam tangkap 27 TKI ilegal tujuan Malaysia
      Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) 4 Lanal Batam, Selasa sekitar pukul 02.30 WIB menggagalkan pengiriman 27 TKI Ilegal di perairan Karang Galang saat hendak menuju Malaysia. "Sebanyak 27 TKI yang berhasil diamankan ...
    • Sea Games 2017 - Luis Milla bangga dengan perjuangan Timnas U-22
      Pelatih tim nasional U-22 Indonesia Luis Milla merasa bangga dengan perjuangan anak-anak asuhnya yang mampu menahan imbang Vietnam 0-0 walau bermain dengan 10 orang di laga Grup B sepak bola SEA Games ke-29 2017, Malaysia. ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: