Rektor UNPATTI Dibidik

Pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku rupanya tidak mau menunggu terlalu lama untuk menuntaskan dugaan kasus korupsi pengadaan mesin genset Universitas Pattimura (Unpatti) senilai Rp 7,8 miliar tahun 2005.

Setelah mela kukan pemeriksaan sejumlah saksi, kini tim jaksa mulai membidik Rektor Unpatti Prof. Dr. H. B. Tetelepta. Rencananya orang nomor satu di Unpatti itu akan mulai diperiksa Jumat pekan ini (19/12).

Berdasarkan informasi yang diperoleh kemarin, Tetelepta akan diperiksa terkait jabatannya sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pengadaan proyek yang didanai dari DIPA APBN Unpatti tahun 2005 itu. Proyek tersebut tidak sempat dikerjakan tahun 2005 karena sudah memasuki batas pertanggungjawaban anggaran. Proyeknya kemudian dibuat luncuran untuk dikerjakan tahun 2006.

Dari data dan informasi Ambon Ekspres, dalam proyek genzet itu —Tetelepta yang sudah dua periode memimpin Unpatti bertindak sebagai KPA, sementara Pembantu Rektor bidang keuangan dan administrasi umum Dra. H. Ambon bertindak sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK), dan Ir. Nono Thenu sebagai tim teknis saat itu. Proyek tersebut diserahkan kepada PT Nindya Karya yang berkedudukan di Makassar.

Sementara itu, informasi rencana pemeriksaan Tetelepta ini juga ikut dibenarkan Wakil Kepala Kejati (Wakajati) Maluku yang juga Ketua Tim Penyidik Kasus genset Unpatti, Babul Khoir Harahap. Ia mengaku kalau pemeriksaan terhadap rektor akan tetap dilakukan hanya jadwal pemeriksaanya terakhir setelah pemeriksaan saksi lainnya. “Rektor akan diperiksa tapi nanti terakhir,” ujarnya singkat saat dicegat di kantor Kejati, Selasa (16/12).

Terkait dengan status pemeriksaan rektor, ia tidak bersedia menjelaskannya. Namun berdasarkan informasi yang berkembang, rektor masih diperiksa sebagai saksi dengan kapasitas KPA.

Selain Kejati mengagendakan pemeriksaan rektor, juga diinformasikan kalau Sabtu pekan ini (20/12) pejabat pembuat komitmen yang juga PR II Unpatti Dra. H. Ambon dan mantan Kepala Biro Keuangan Unpatti Mon Nirahua, M.Hum akan diperiksa tim jaksa dalam status sebagai saksi.

Penanganan proyek genset Unpatti ini merupakan yang kedua kalinya. Sebelumnya, pertengahan tahun 2007 lalu, Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon yang dipimpin Daniel Palapia pernah membentuk tim dan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Tim jaksa yang dibentuk saat itu melibatkan jaksa Kejari Ambon dan Kejati Maluku. Para jaksa Kejati Maluku yang terlibat saat itu diantaranya Ari Rahael dan Jafet Ohello.

Dari pemberitaan yang pernah diikuti Ambon Ekspres sebelumnya, tim jaksa saat itu telah selesai memeriksa sejumlah saksi diantaranya pejabat pembuat komitmen Hawa Ambon, tim teknis Nono Thenu, ketua panitia lelang Dony Nanlohy, dan bagian keuangan Mon Nirahua hingga kontraktornya PT Nindya Karya.

Anehnya kasus tersebut tanpa alasan mengendap begitu saja. Padahal dari informasi yang berkembang, hasil pemeriksaan tim jaksa saat itu sudah memasuki tahap penetapan tersangka. Dan setelah mengendap sekian lama, akhir tahun ini (Nopember lalu) Kejati Maluku kembali membentuk tim untuk menelusuri kasus yang diduga telah merugikan negara miliaran rupiah ini. Tim jaksa kali ini langsung dipimpin Wakajati Maluku Babul Khoir Harahap.

AmbonEkspres

1 Comment

  1. beta su bilang, beta pung maitua saja yang nai kamorang tar parcaya wakakakakaka


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Sering terbang? Ini alasan kulit harus dirawat ekstra
      Menghabiskan waktu berjam-jam di dalam pesawat terbang bisa jadi berita buruk bagi kulit Anda. Kelembaban rendah dan terpaan pendingin udara membuat kulit jadi kering.Dr. Radityo Anugrah yang memiliki spesialisi di bidang kulit ...
    • Yogyakarta kukuhkan Satgas Saber Pungli
      Kota Yogyakarta kini memiliki Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar setelah dikukuhkan secara resmi oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Yogyakarta Sulistiyo, Selasa. "Kami akan segera melakukan koordinasi internal untuk ...
    • Pemerintah keluarkan harga patokan ayam
      Kementerian Pertanian mengeluarkan harga patokan ayam ras pedaging melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26/2016 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras.Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menandatangani revisi ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: