Obama Tangani Gaza di Hari Pertama

Seorang wanita Palestina meratapi kematian anak lelakinya akibat serangan militer Israel di Kota Gaza, Minggu (11/1). (GETTY IMAGES)

Seorang wanita Palestina meratapi kematian anak lelakinya akibat serangan militer Israel di Kota Gaza, Minggu (11/1). (GETTY IMAGES)

Presiden AS terpilih Barack Obama, dalam wawancara dengan stasiun televisi ABC News, menyatakan akan membentuk satu tim khusus yang bertugas mencari upaya-upaya damai di Timur Tengah segera setelah naik jabatan pada 20 Januari 2009.

“Apa yang sedang saya kerjakan sekarang adalah membentuk tim sehingga pada 20 Januari, dimulai dari hari pertama (saya memerintah), kami memiliki orang-orang yang paling mampu untuk menangani segera proses damai di Timur Tengah secara menyeluruh,” katanya kepada ABC News.

Tim ini, demikian Obama, akan erat berhubungan dengan semua aktor (pihak bersengketa) di sana. Mereka akan bekerja untuk menciptakan satu pendekatan strategis yang menjamin bahwa baik Israel maupun Palestina terpenuhi aspirasi-aspirasinya.

Sebelum tanggal itu, dia akan membiarkan pemerintahan Presiden George W. Bush untuk menjalankan kebijakan luar negeri (AS), namun menegaskan itu demi kelanjutan proses damai di Timteng.

“Saya kira bahwa jika Anda lihat, tidak saja dari apa yang dilakukan pemerintahan Bush, namun juga dari apa yang sudah dilakukan pemerintahan (Bill) Clinton, Anda sedang menyaksikan garis-garis besar pendekatan sebuah pendekatan (kebijakan di Timteng),” kata Obama dalam wawancara yang sudah direkam Sabtu.

Obama mencatat pesan yang dia terima dari Wakil Presiden Dick Cheney minggu lalu bahwa timnya semestinya mempelajari dengan hati-hati pendekatan yang diambil pemerintahan yang sedang bertugas sebelum menyingkirkannya hanya demi satu tujuan politik.

“Saya kira itu saran yang sangat baik.  Saya mesti mengetahui apa yang sedang terjadi sebelum kami memberi penilaian-penilaian dan bahwa kami tidak seharusnya membuat penilaian pada landasan informasi yang tidak lengkap atau retorika kampanye,” kata sang presiden terpilih.

Di bawah pemerintahan Bush, Amerika Serikat telah dituduh oleh pihak Palestina telah memihak secara membabibuta pada Israel sehingga merugikan keseluruhan proses perdamaian.

Bulan Juli lalu, selama kunjungannya ke Israel, Obama berkata, “Jika seseorang menyerangkan roket-roketnya ke rumah saya di mana dua anak perempuan saya sedang lelap tertidur, saya akan berbuat apa saja untuk menghentikan serangan itu. Saya kira Israel akan berbuat hal serupa.”

Saat ditanya ABC apakah dia akan mengulang retorika itu kini, Obama menjawab,”Saya kira prinsip dasar setiap negara adalah mereka mesti melindungi warganegaranya.”

Israel untuk pertamakalinya Minggu mengungkapkan hasratnya untk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai perang melawan Hamas di tengah pertempuran-pertempuran sengit yang telah menewaskan sekitar 900 orang di Jalur Gaza.

ONO – Kompas.com

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Konsumsi listrik turun di masa cuti lebaran
      Konsumsi listrik nasional diprediksi akan turun 20 persen jelang lebaran tahun ini. kepala badan pengatur kegiatan hilir minyak dan gas bumi, BPH Migas, Fanshurullah Asa, menjelaskan, penurunan disebabkan banyaknya perkantoran ...
    • Gunakan mekanisme internal partai untuk tentukan Cawapres
      Potensi perpecahan partai politik dalam proses pencalonan wakil presiden yang diusung untuk mendampingi Presiden Joko Widodo cukup besar sehingga untuk menghindari konflik, friksi serta perpecahan, maka mekanisme internal partai ...
    • Kapten Napoli 'tergoda' pindah ke Liga China
      Kapten Napoli Marek Hamsik mengaku tergoda untuk mencicipi kompetisi Liga Super China, di tengah-tengah serangkaian laporan yang menyebutkan ia menerima tawaran dari tiga klub di China. Gelandang berusia 30 tahun itu melewati ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: