Ambisi Obama Menepis Malapetaka Ekonomi

Pidato pelantikan Barack Obama menjadi penegasan Amerika Serikat untuk bangkit dari keterpurukan. Keterbukaan dan keseriusan diperlihatkan Obama sejak terpilih menjadi presiden. Untuk mempercepat perubahan, ia tak harus menunggu hari pelantikan, Selasa 20 Januari lalu. Ekonomi menjadi fokus utama perhatian Obama. Kepada George W. Bush, Obama menyampaikan pesan perlunya industri otomotif Amerika mendapat bantuan dengan cepat dan pasti. Pada 13 Oktober 2008, Obama bahkan minta Kongres melipatgandakan pinjaman untuk industri otomotif dari US$ 25 milyar menjadi US$ 50 milyar, agar lapangan kerja tetap terjaga.

Lalu, kepada Kongres, Kamis 8 Januari lalu, Obama memohon dengan sangat agar Kongres bertindak berani dan tindak membuang-buang waktu menangani perekonomian Amerika yang begitu membahayakan. Meskipun anggota Kongres, baik dari kubu Demokrat maupun Republik, banyak yang menentang kebijakan pajaknya, Obama yakin, langkahnya dapat meningkatkan lapangan kerja. Terutama lewat insentif pajak untuk sejumlah perusahaan yang mampu membuka lapangan kerja.

Ketika berpidato di George Mason University di pinggiran Virginia, Obama menyatakan bahwa situasi buruk bisa tak terkendali dan makin runyam. “Jika tidak ada yang dilakukan, resesi ini dapat berlangsung bertahun-tahun,” katanya, sambil mengingatkan bahwa angka pengangguran yang telah mencapai 6,7% bisa tembus dua digit. Meski dua digit belum terbukti, berdasarkan data teranyar Jumat pekan lalu, angka pengangguran merangkak naik menjadi 7,2%.

Di tengah kondisi 11 juta orang menjadi pengangguran baru dan trilyunan dolar Amerika lenyap akibat terpuruknya pasar saham, dalam pidatonya usai pelantikan, Selasa siang lalu, Obama menandaskan bahwa tantangan terbesar Amerika adalah memperbaiki kondisi ekonomi yang tercabik-cabik. Wartawan Gatra, yang hadir di Capitol Hill berkat budi baik salah satu keluarga Obama dari Indonesia, dapat melihat langsung bagaimana presiden kulit hitam pertama Amerika itu mengajak seluruh rakyat Amerika untuk menapaki hari esok dengan kerja keras.

“Semua orang Amerika memiliki tugas untuk membangun kembali bangsa dengan memperbarui tradisi kerja kerjas, kejujuran, keadilan, toleransi, kesetiaan, dan patriotisme,” katanya. Obama juga menyatakan, “Yang dituntut dari kita pada saat ini adalah era baru tanggung jawab, sebuah pengakuan pada setiap orang Amerika bahwa kita memiliki kewajiban kepada diri sendiri, kepada negara, dan kepada dunia dalam menghadapi tugas yang berat.”

Oleh sebab itu, 100 hari pemerintahan Obama menjadi batu ujian bagi Amerika dan perekonomian global. Kelihaian Obama merangkul para pemimpin dunia untuk mengatasi krisis keuangan dunia yang kait-mengait juga bakal menjadi kunci keberhasilan. Jika diplomasi ekonomi berdasarkan nilai kerja keras, kejujuran, keadilan, toleransi, dan kesetiaan secara konsisten dijalankan Gedung Putih, tentu banyak negara yang akan bergabung.

Yang jelas, seperti diberitakan Reuters, untuk menghemat anggaran, dalam waktu dekat ini program menarik pasukan dari Irak secara bertahap selama 16 bulan mendatang akan menjadi prioritas. Banyak orang begitu menaruh harapan kepada Obama. Cara Obama memuji dan menyapa John McCain, rival dalam pemilihan presiden, melalui serangkaian acara pelantikannya menjadi pertanda standar sikap Obama yang cukup berkelas.

Tidak salah jika dalam surat untuk Obama yang ditinggalkan George W. Bush di meja kerja Ruang Oval Gedung Putih disebutkan bahwa Obama adalah sosok yang akan mengawali sebuah babak baru bagi Amerika Serikat –bangsa yang menjadi sumber perbaikan dan keadilan global, bukan sumber malapetaka seperti diperlihatkan pemerintahan Bush.

Jika gagal, krisis ekonomi global yang lebih parah akan berlarut-larut. Dunia berharap besar kepada presiden ke-44 Amerika Serikat itu.

G.A. Guritno, dan Didi Prambadi (Washington, DC)
[Laporan Utama, Gatra Nomor 11 Beredar Kamis, 22 Januari 2009]

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Patti Smith akan bernyanyi untuk antar Hadiah Nobel bagi Bob Dylan
      Saat pidato penerima Hadiah Nobel Sastra Bob Dylan dibacakan, rekannya sesama penyanyi sekaligus penulis lagu Patti Smith akan menyanyikan salah satu lagu terbaiknya pada selebrasi Hadiah Nobel di Stockholm nanti.Smith akan ...
    • YLBHI ramalkan jaksa akan sulit buktikan kesalahan Ahok
      Koordinator Bantuan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Julius Ibrani melihat banyak kejanggalan dalam pengusutan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama, bahkan Jaksa diyakininya akan sulit ...
    • Malaria sudah ada di zaman kekaisaran Romawi
      Para peneliti mengungkapkan analisis DNA gigi berusia 2.000 tahun yang digali dari satu kuburan di Italia menunjukkan bukti kuat bahwa malaria sudah ada selama Kekaisaran Romawi.Temuan itu berdasarkan pada DNA mitokondria - ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: