Kejati Diingatkan tak Lindungi Rektor UNPATTI

foto-masterDewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) dari lima fakultas di Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Kamis (22/1) menggelar aksi demo ke Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku.

Dalam aksi tersebut, mereka meminta Kejati tak melindungi Rektor Unpatti, HB Tetelepta dalam kasus korupsi pengadaan tiga unit genset Tahun 2004/2005 senilai Rp 9,7 miliar, dan korusi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) senilai sekitar Rp 30 miliar dari tahun anggaran 2005 hingga 2007.

Ratusan mahasiswa dari DPM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip), Fakultas Kelautan dan Perikanan, Fakultas Hukum dan DPM Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) itu, membawa Bendera Merah Putih dan bendera masing-masing fakultas.

Aksi tersebut dipimpin Joap Manuputty, dan dikawal ketat dari aparat kepolisian.

Mereka datang dengan membawa sejumlah pamflet, yang bertuliskan antara lain; kami dukung Kejati untuk menuntaskan kasus korupsi di Unpatti. Tangkap, adili dan penjarakan Rektor Unpatti. Unpatti bukan lembaga koruptor, tapi lembaga pendidikan.

Setelah 15 menit berorasi di depan pintu gerbang Kantor Kejati Maluku, para demonstran diizinkan masuk, dan ditemui Wakajati Maluku Babul Khoir, didampingi Asisten Intelijen (Asintel), Tri Joko Sutanto.

Pemimpin demo , Joap Manuputty kemudian membacakan lima butir pernyataan sikap, yaitu pertama, mendukung upaya Kejati Maluku untuk memberantas kasus korupsi Unpatti.

Kedua, meminta pertanggungjawaban rektor selaku pemimpin tertinggi Unpatti dalam kasus korupsi genset dan kasus korupsi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Ketiga, mendesak Kejati Maluku untuk mengusut tuntas keterlibatan rektor dalam kasus korupsi Unpatti, dan apabila terbukti maka langsung dinyatakan sebagai tersangka.

Keempat, meminta DPRD Provinsi Maluku untuk melakukan rapat dengar pendapat dengan pihak Kejati Maluku dalam rangka meminta kejelasan penanganan kasus Unpatti. Kelima, apabila Kejati Maluku terindikasi melindungi rector dalam kasus korupsi genset dan PNBP, maka kami akan mengerahkan mahasiswa Unpatti dalam skala besar untuk menduduki Kejati Maluku.

Menanggapi tuntutan mahasiswa, Wakajati Maluku, Babul Khoir mengatakan, dirinya dimintai untuk menemui para pendemo, karena Kajati Maluku Benny Beda sementara menghadiri Rapat Kerja (Raker) kejaksaan se-Maluku yang digelar di Lantai II kantor tersebut.

Dijelaskan, dalam kasus korupsi genset dan PNBP, mantan Pembantu Rektor (PR) II Unpatti, Hawa Ambon selaku pimpro telah ditetapkan sebagai tersangka.

Selain itu, Ketua Tim Teknis Izaack E Thenu juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pengadaan genset.

Ambon dan Thenu akan kembali diperiksa hari ini (Jumat, 23/1). Sementara Rektor Unpatti HB Teteletpa akan diperiksa Selasa (27/1).

“Besok (hari ini-red) pimpro ibu Hawa diperiksa sementara Selasa nantinya rektor yang diperiksa,” ujar Babul.

Babul meminta agar pihaknya diawasi dan juga diberikan kepercayaan untuk menuntaskan kasus-kasus korupsi di Unpatti.

Ia juga meminta agar dalam menyampaikan aspirasi mahasiswa berlaku sopan sehingga tidak menimbulkan dampak lainnya.

“Minta kami diberi kepercayaan dan awasi terus. Kami minta juga dalam menyampaikan aspirasi untuk sopan. Bila kami salah tolong disampaikan, tapi dalam posisi penuntasan kasus korupsi kami serius dan berkomitmen untuk tuntaskan,” tandasnya.

Siwalima

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • KPK sita satu unit apartemen Rita Widyasari
      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit apartemen senilai Rp3,6 miliar di Balikpapan milik Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari yang telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima gratifikasi. ...
    • Presiden Jokowi dijadwalkan buka rakernas APDESI di Medan
      Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia di Medan, Jumat. "Ribuan kepala desa se Sumatera Utara dan 350 pengurus APDESI (Asosiasi Pemerintah ...
    • IBL targetkan penerapan "salary cap"
      Pihak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) menargetkan aturan tentang batas gaji atau "salary cap" bisa diterapkan mulai musim 2019-2020 agar kekuatan setiap tim semakin seimbang. Hal itu karena, seperti disebutkan Direktur ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: