Allah yang Benar

mahkota-duriOrang-orang Ibrani tinggal di gurun. Mereka telah diperbudak di Mesir sampai Musa datang dan membebaskan mereka, tetapi orang-orang Ibrani tidak mengucap syukur. Mereka bersungut-sungut karena haus dan lapar. Maka Tuhan memberi mereka air untuk diminum dan Manna untuk dimakan.

Suatu saat, mereka bersungut-sungut lagi. Banyak yang ingin mendengar apa yang Tuhan akan firmankan. Kemudian Musa memanggil bangsa Ibrani keluar, “Aku telah berbicara dengan Tuhan dan Ia telah berjanji jika kamu mengikuti Dia, Ia akan membuat kamu menjadi bangsa yang besar. Apakah kamu akan menuruti segala perintah-Nya?”

Semua rakyat itu menjawab, “Kami akan melakukan apa yang Allah perintahkan.”

Kemudian Musa berkata, “Allah ingin kalian membersihkan tubuh dan pakaian kalian, kemudian naikiah ke Gunung Sinai dalam tiga hari. Tapi, berhati-hatilah. Jangan terlalu dekat kepada gunung itu. Siapa yang menyentuhnya akan mati.”

Maka bersiaplah bangsa Ibrani untuk bertemu dengan Tuhan. Mereka membersihkan tubuh dan pakaian mereka. Tiga hari kemudian, pagi-pagi benar, bangsa itu berkumpul di luar perkemahan.

Awan tebal muncul di atas gunung. Api menyala di gunung tersebut dan terdengarlah bunyi sangkakala.

Allah memanggil Musa dan berfirman kepadanya untuk naik ke atas puncak gunung. Allah ingin memberikan perintah-Nya kepada bangsa Israel.

Tetapi ketika Musa sedang berada di gunung itu, Allah tahu apa yang dilakukan bangsa itu. “Pergilah kepada bangsamu,” firman Allah kepada Musa, “Mereka telah membuat anak lembu emas dan menyembahnya.”

Kemudian Musa menuruni gunung tersebut. Ketika sampai di perkemahan, ia melihat apa yang sedang terjadi. Bangsa itu sedang menyembah anak lembu emas, tepat seperti yang Tuhan katakan kepadanya.

Alangkah marahnya Musa kepada bangsa itu. Ia melemparkan anak lembu emas tersebut ke dalam api. “Kamu telah melakukan hal yang sangat buruk,” tangisnya. “Kamu telah berdosa kepada Tuhan.” Bangsa itu menyesal. Mereka sedih karena mereka tidak taat kepada Allah.

Allah Menciptakan Alam Semesta

Apakah Allah menciptakan alam semesta? Di dalam Kitab Kejadian dinyatakan, “Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.” Kita tahu bahwa “melalui Dia segala sesuatu telah dijadikan, tanpa Dia segala sesuatu yang telah ada tidak akan diciptakan. Di dalam Dia ada kehidupan dan hidup itu adalah cahaya dari manusia.” (Yoh 1: 3, 4). Di dalam (lbrani 3:4) disebutkan bahwa “setiap rumah didirikan oleh seseorang, tapi Allah adalah pendiri dari segala sesuatu. Dia menjadikan dunia dengan kuasa-Nya, Ia menciptakan bumi dengan kebijaksanaan-Nya dan membentangkan langit dengan pengertian-Nya.” (Yes 51:15) “Segala sesuatu yang kita makan dan gunakan diciptakan oleh Dia.” (Pimpinlah sebuah diskusi kecil tentang bagaimana Allah menciptakan segala sesuatu yang kita sukai). Kita harus memuji Dia karena Dia layak untuk menerima puji-pujian dan hormat dan kuasa, sebab Engkau telah menciptakan segala sesuatu (Wahyu 4:11).

Ia Mengatur Hidup Kita

Allah adalah pencipta manusia. Mazmur 139:16 mengatakan kepada kita bahwa Allah mengenal kita bahkan sebelum kita lahir dan Dia tahu apa yang akan terjadi pada diri kita. Apakah ada seseorang yang tahu apa yang akan terjadi besok? Tidak, tidak ada seorang pun tahu apa yang akan terjadi. Allah tahu ketika kita duduk dan ketika kita bengun; Dia tahu pikiran kita dan Dia tahu apa yang akan kita katakan (Mzm 139:2-4). Kita tidak dapat menyembunyikan diri dari hadapan-Nya. Hidup kita berada dalam pengaturan-Nya.

Dalam kisah Yusuf, Allah memberitahukan dia lewat sebuah mimpi bahwa ia akan mempunyai kedudukan tinggi di masa yang akan datang (Kej 37: 5-11). Hai ini digenapi kemudian ketika ia menjadi perdana menteri di Mesir (Kej 41:37; 50: 19, 20). Segala hal ini terjadi karena Allah mengatur hidup Yusuf! Raja Daud pernah menulis, “Aku percaya kepada-Mu, ya Tuhan; aku berkata “Engkaulah Allahku. Hidupku ada di tangan-Mu” (Mzm 31:14). Sebagai seorang Kristen, kita harus takut akan Allah dan memegang perintah-Nya karena Ia mengatur segalanya.

Kesimpulan

Hanya ada satu Allah yang benar, yaitu Yesus Kristus. Yesus adalah Kristus dan guru yang sempurna dari sebuah kabar sukacita, yang memberikan kepada kita kehidupan rohani dan kemerdekaan. Kita harus hati-hati agar kita tidak jatuh ke dalam kepercayaan bahwa ada allah-allah lain hanya karena ada orang-orang yang percaya kepada allah-allah tersebut.

Dalam proses pertumbuhan menjadi dewasa, kita akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki kepercayaan yang berbeda-beda. Setiap orang berbeda dan suka akan hal-hal yang berbeda.

Orang juga percaya pada allah yang berbeda-beda dengan doa dan pujian dalam cara yang berbeda. Yang harus kita mengerti adalah bahwa hanya ada satu Allah saja yang sejati yang harus kita sembah. Dia adalah pencipta alam semesta dan Dia memiliki firman yang kekal. Petrus pernah menjawab Tuhan Yesus, “Tuhan, kepada siapakah kami harus pergi? Engkau memiliki perkataan yang kekal.” [Yoh 6:68]

Silwanus Honggo – SinarHarapan

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Kepergian Mar'ie Muhammad kehilangan bagi Indonesia
      Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menyebut almarhum mantan Menteri Keuangan, Mar'ie Muhammad, sebagai sosok yang bersih dan jujur semasa menjabat. "Kita kehilangan sosok yang dahulu pada saat menjabat sebagai menteri keuangan ...
    • Hampir semua korban bom Istanbul adalah polisi
      Dua bom meledak di luar stadion sepakbola di Istanbul, Turki, pada Sabtu malam waktu setempat, menyebabkan 29 orang tewas, yang terdiri atas 27 polisi dan dua warga sipil.Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan ledakan ...
    • Sejumlah tokoh melayat ke kediaman Mar'ie Muhammad
      Sejumlah tokoh mendatangi kediaman almarhum mantan Menteri Keuangan, Mar'ie Muhammad, di Jalan Taman Brawijaya III Nomor 139, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu. Di antara mereka adalah Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: