Kreativitas UGM Temukan Software Antiplagiat

Ketersediaan dan kemudahan yang ditawarkan dunia maya sebagai gudang informasi online, justru banyak disalahgunakan. Internet mempermudah pencarian data dan referensi yang diperlukan secara online. Namun, di sisi lain, internet pun bisa jadi media yang memudahkan orang menjiplak hasil karya orang lain.

Dengan waktu singkat, Google misalnya, menyediakan ribuan entri literatur sehingga dengan sekali klik, bahan-bahan karya tulis cepat tersaji. Cepat dan mudah, namun lambat laun, fasilitas itu disalahartikan. Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) UGM Dr Didi Achjari MCom merancang aplikasi (software) demi mendeteksi penyalahgunaan data internet dan basis data di perpustakaan untuk pencontekan (plagiat) dalam penyusunan skripsi, tesis, dan disertasi.

Bersama dengan anggota tim dosen UGM lainnya, tim ini merancang aplikasi yang diberi nama Tessy (Test of Text Similarity) yang dirintis sejak tahun 2006 yang lalu. Aplikasi Tessy yang inovatif itu pun kemudian diikutkan dalam “Acer Intel E-Learning Competition” tingkat nasional dan menjadi pemenang untuk kategori karya inovasi e-learning dosen kelompok.

Kepada wartawan beberapa waktu lalu, Didi menyatakan, aplikasi itu sudah digunakan di lingkungan FEB UGM. Setiap mahasiswa yang akan meloloskan skripsinya diwajibkan menyerahkan softcopy skripsinya untuk diuji menggunakan aplikasi tersebut di bagian perpustakaan. Apabila hasil deteksi dari Tessy tidak ditemukan unsur plagiat, maka skripsinya dinyatakan lulus dan berhak ikut dalam wisuda. “Kalau ditemukan kemiripan literatur, maka mahasiswa yang bersangkutan akan dipanggil untuk dimintai konfirmasi,” kata Didi.

Doktor Graduate School of Business Curtin University of Technology itu menjelaskan, fitur Tessy tersebut mampu membandingkan dua karya tulis dan juga bisa membandingkan satu karya tulis dengan banyak karya tulis yang tersimpan di basis data perpustakaan digital. ”Aplikasi ini pun juga bisa diatur sesuai asumsi kemiripannya, karena bisa jadi setiap lembaga punya standar kemiripan yang berbeda untuk bisa masuk kategori penjiplakan. Misal karena ada sebagian kesamaan referensi atau daftar pustaka. Fitur lain dari Tessy adalah kemampuannya untuk mencetak laporan formal guna keperluan syarat mengikuti wisuda atau proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar pria kelahiran Magelang 4 Januari 1971 ini.

Lain UGM, lain lagi kebijakan Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta menyikapi plagiat karya ilmiah yang dilakukan mahasiswa. Wakil Rektor Bidang Akademis dan Kemahasiswaan Universitas Indonesia (UI) Muhamad Anis mengatakan, saat ini para dewan guru besar UI sedang merevitalisasi perundangan yang berlaku di kampusnya menyangkut merebaknya kasus plagiat karya intelektual di bidang akademis.

“Seiring semakin meluasnya permasalahan ini, sekarang dewan guru besar UI sedang dalam proses perbaikan, baik dalam hal pencegahan, antisipasi, maupun tindak lanjut kembali, menyesuaikan dengan kebutuhan yang berlaku sekarang,” ujarnya ketika dihubungi SP, Senin (2/2).

Ia menambahkan, sejak dahulu sebenarnya UI sudah memiliki aturan menyangkut pelanggaran hak intelektual serta pelanggaran kode etik pendidikan dan semacamnya, seperti melalui pemberian sanksi bagi pelaku. Sanksi bisa berupa skorsing, sanksi akademik, sampai pemecatan.

Rektor Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta, Florentinus Gregorius Winarno juga menuturkan, pihaknya sudah membuat aturan plagiat yang dilakukan sendiri ataupun dengan bantuan orang lain. “Jika ditemukan atau dilaporkan seorang mahasiswa melakukan tindak plagiat, di kampus kami hukumnya sudah jelas, dan sudah pernah kami terapkan. Mulai dari sanksi administratif, sanksi akademik, seperti pengurangan atau pembatalan nilai, skorsing, percobaan, atau pencabutan status mahasiswa secara permanen, dan proses hukum kepada pihak kepolisian jika kasusnya cukup berat,” ujarnya.

Namun, ia mengakui sulit untuk memantau hal ini tanpa didukung mahasiswa dan para dosen yang turut dalam menertibkan tindak plagiat. Apalagi saat ini pengetahuan bersifat sangat terbuka dan universal, sehingga batasan-batasan antara plagiat dan imajiner menjadi tipis.

Seorang wakil dekan sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung mengatakan, meskipun mahasiswa yang mengajukan skripsi tidak terlalu banyak dibandingkan tugas akhir, namun pengantar tugas akhir juga dianggap perlu diantisipasi dari tindak plagiat. “Di kampus kami untungnya sudah ada perpustakaan yang dapat dilihat secara online. Setelah dibuatnya perpustakaan online ini, dirasa cukup signifikan dalam membantu para dosen pembimbing dan pemantau tugas akhir dalam mengantisipasi karya plagiat,” katanya.

SuaraPembaruan

2 Comments

  1. Pernahkah Bapak mendengar lagu Klasik yang dicipta jauh sebalum Indonesia merdeka ? entah apa namanya… Lagunya persis Indonesia Raya.

  2. Batas plagiat semakin sulit…. dimana-mana plagiat terjadi.
    Sebuah buku yang bertuliskan dilarang mengutip walau hanya sedikit, saya menemukan didalamnya isi kutipan dari orang lain…yang diakuinya dalam buku itu.
    Maka terjadi kepincangan… ketidak adilan yang tak tahu siapa hakimnya.. siapa mau peduli…
    Berat !
    Salamku Pak. Lama tak komunikasi


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • 7 cara manfaatkan tabir surya kedaluwarsa
      Coba periksa tanggal kedaluwarsa tabir surya Anda untuk memastikan apakah masih berfungsi sebagai pelindung dari sinar matahari.Tabir surya punya masa kedaluwarsa selama enam bulan setelah dibuka, kata perlindungan konsumen ...
    • Klasemen Liga Spanyol, Real Madrid tinggalkan Barcelona
      Berikut hasil pertandingan dan klasemen liga Spanyol pada Minggu waktu setempat. Pertandingan Minggu 4 Desember: Alaves 1 Las Palmas 1 Athletic Club 3 Eibar 1 Real Betis 3 Celta Vigo 3 Sporting ...
    • Beberapa mayat ditemukan lagi setelah gudang terbakar di Oakland
      Beberapa mayat ditemukan lagi pada Ahad (4/12), setelah petugas pencarian memasuki dua daerah lain di gudang yang terbakar 36 jam sebelumnya. Namun Sersan Ray Kelly dalam taklimat kedua pada Ahad, tak bersedia menyebutkan ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: