Produk Impor Tak Ditebas, Devisa Pun Terkuras

Produk impor kian merajalela di Indonesia. Indonesia akhirnya masuk dalam perangkap pangan negara maju dan kapitalisme global. Kesadaran mengeksplorasi produk lokal itulah yang sekarang makin memudar di negeri ini. Sebaliknya, Indonesia malah membuka lebar-lebar bagi produk-produk asing, yang kemudian menyerbu tak terkendali.

Sebagai gambaran, menurut Ketua Umum Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia, Rudi Wibowo, tujuh komoditas pangan utama nonberas yang dikonsumsi masyarakat sangat bergantung pada impor. Bahkan empat di antaranya, yakni gandum, kedelai, daging ayam ras, dan telur ayam ras, masuk kategori kritis. “Meskipun belum kritis, jagung, daging sapi, dan susu patut diwaspadai,” ujar Rudi, yang juga guru besar sosial ekonomi pertanian Universitas Jember.

Kondisi tersebut terjadi lantaran Indonesia tidak mampu mengatasi persoalan pangan sejak dulu. Akibatnya, negeri ini mengalami ketergantungan pada pangan impor. Hal itu tercermin dengan naiknya volume impor pangan dalam bentuk komoditas maupun benih atau bibit. Pada tahun 2000, Indonesia mengimpor gandum 6,037 juta ton. Lima tahun kemudian, impor gandum naik hampir 10% menjadi 6,589 juta ton. Pada 2025 nanti, diproyeksikan impor gandum meningkat tiga kali lipat menjadi 18,679 juta ton.

Begitu juga impor kedelai, dalam lima tahun terakhir (2003-2007) rata-rata 1.091 juta ton atau mencapai 60,5% dari total kebutuhan. Sedangkan untuk daging ayam ras, meskipun sebagian besar ayam usia sehari (day old chicken —DOC) diproduksi di dalam negeri, yaitu sebanyak 1,15 milyar ekor (2007), super-induk ayam (grand parent stock —GPS) dan induk ayam (parent stock —PS)-nya diimpor dari negara maju.

Ketergantungan pada impor juga terjadi pada susu. Setiap tahun, sekitar 70% kebutuhan susu diimpor dalam bentuk skim. Untuk jagung, produksi tahun tahun lalu memang surplus. Namun peningkatan produksi itu ditunjang dengan penggunaan benih jagung hibrida. Pada 2008, penggunaan jagung hibrida mencapai 43% dari total luas tanaman jagung nasional yang mencapai 3,5 juta hektare. “Kondisi jagung lebih baik karena ada progres penggunaan teknologi,” kata Rudi.

Namun, dari kebutuhan benih jagung hibrida sekitar 30.100 ton per tahun, sebagian atau 43% bukan berasal dari perusahaan benih nasional atau petani penangkar, melainkan diproduksi perusahaan multinasional, seperti Bayer Crop dan Dupont. Ketergantungan pada impor juga terjadi pada daging sapi. Impor dalam bentuk daging dan jeroan beku per tahun mencapai 64.000 ton. Adapun impor sapi bakalan setiap tahun sekitar 600.000 ekor.

Devisa negara mengalir deras ke mancanegara. Selain dipakai untuk impor bahan baku, devisa juga terkuras oleh intervensi Bank Indonesia untuk memperkuat nilai tukar rupiah serta keluarnya dana-dana asing dari pasar keuangan Indonesia. Percampuran antara impor barang konsumsi, pembelian bahan mentah, intevensi rupiah, dan pelarian modal jelas mengkhawatirkan.

Untuk bisa bertahan menghadapi serbuan barang impor, pengusaha harus mampu bersaing. Di mata Thomas, produk lokal sebenarnya mampu bersaing. “Hanya saja, industri lokal cenderung high cost economy, terutama di sisi distribusi dan transportasi,” katanya.

Studi Asia Fondation dan Bank Dunia pada April 2008 mencatat, biaya transportasi di Indonesia adalah US$ 34 sen per kilometer. Sedangkan di Malaysia hanya US$ 22 sen per kilometer.

Lantaran terbebani ekonomi biaya tinggi di jalur distribusi dan tranportasi, pengusaha pun memilih mengimpor karena biayanya lebih murah.

Agaknya pemerintah perlu lebih giat mendorong keunggulan produk lokal dengan mengeksplorasi lebih banyak komoditas lokal yang berpotensi menjadi produk unggulan. Siapa tahu, porang atau singkong Mukibat mampu menggeser komoditas asing, tidak saja di pasar dalam negeri, melainkan juga mendobrak pasar mancanegara.

Heru Pamuji, Syamsul Hidayat, dan Basfin Siregar
[
Laporan UtamaGatra Nomor 13 Beredar Kamis, 5 Februari 2009]

2 Comments

  1. Negeriku, negeri yang amat subur, tak dapat dipungkiri. kita ini memang salah kelola.
    Soal transportasi biaya tinggi, tak usah dianalisis dengan imu yang hebat, karena sangat jelas tidak terurus, semrawut, berlobang, macet dan juga tidak ada mass transport. Kalaupun ada pembangunan jalan pasti itu jalan tol. Mungkin ada udang dibalik batu hehehe..antara industri mobil, jasa marga, pabrik semen dan pemerintah. Menurutku, di kiri kanan jalan tol itu kan bisa dibuat rel kereta api. Tol kota itu kalau perlu satu jalur menjadi rel kereta, begitu juga busway yang sekarang.

  2. Saya juga heran, apakah kita ini selalu tertipu ? Tidak tanggap ? Memang suka dijajah ? yang jelas kita rindukan sikap pemerintah yang rasional dan kena di hati. Lebih banyak mengherankannya.
    Jika nanti gunung di Irian sana sudah benar-benar 100 persen menjadi kawah, entahlah apa yang akan terjadi…. Harga …nilai material aneka logam mulia rasanya tak dipedulikan oleh kita pung Bos diatas. Sementara saudara kita tetap dengan kotekanya.
    Luar biasa … dungunya…kita ini ? ataukah dong…dong… yang banyak beking parlente di atas sana…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Aparat gabungan sita bambu runcing dan bom molotov di Kediri
      Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Kediri Kota dan TNI merazia kawasan bekas lokalisasi Semampir di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang seperti bambu runcing serta bom molotov."Kami sudah ...
    • Persipura tanpa Bio dan Ricardinho hadapi Gresik United
      Tim Persipura Jayapura tanpa Bio Paulin Pierre dan Ricardinho da Silva saat melawan tuan rumah Gresik United dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di stadion Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Minggu (11/12). ...
    • Pencarian korban pesawat Polri libatkan 19 kapal
      Polri mengerahkan 19 kapal dan tiga pesawat untuk mencari korban pesawat Polri M-28 Sky Truck yang jatuh pada Sabtu (3/12) di perairan Kabupaten Lingga, Kepri. "Sembilan belas kapal dan tiga unsur udara dikerahkan pada ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: