Abe 20

Banyak yang diberikan AS kepada dunia. Dari budaya, teknologi, bantuan, kesombongan serta visi dari presiden-presidennya. Siapa orang di planet bumi ini yang tak pernah menyebut kata OK? Itu sebuah kata yang begitu sederhana yang mendunia, yang lahir dan diciptakan dari seorang presiden AS. Ketika Presiden AS ke 8 Martin van Buren berkampanye, para tetangganya di kota asal van Buren, Kinderhook, New York, selalu memberi dukungan dengan sandi OK, yang artinya “Old Kinderhook”. Atau “baiklah”

Lalu Siapa tak kenal boneka Teddy Bear? Teddy adalah nama kecil Theodore Roosevelt, presiden AS ke 26. Dari namanya lahir si boneka beruang yang imut-imut itu. Ketika sosok monster mengerikan lahir di Jerman, manusia sejagat bersyukur pada seorang Franklin Roosevelt, presiden AS ke 32, karena melenyapkan sang monster yang bernama Adolf Hitler itu, melalui tangan Dwight Eisenhower, yang kemudian juga menjadi presiden AS ke 34. Kita pun dan juga bangsa Asia lainnya, berterima kasih kepada Harry Truman, presiden AS ke 33, yang menjatuhkan bom mematikan ke sebuah negeri agresor.

 

 

Dunia juga menangisi kematian tragis sebuah impian perdamaian manusia, yang dibawa John Kennedy, presiden AS ke 35, yang membawa impian itu mati bersamanya saat ia dibunuh. Semua orang di muka bumi dibuat takjub, oleh seorang koboi bernama Ronald Reagan, presiden AS ke 40, yang melenyapkan pengaruh komunisme, sebuah ideologi besar yang mengekang manusia dari muka bumi, tanpa setetes darah. Namun ada yang lebih hebat lagi yang diberikan untuk dunia oleh seorang presiden AS. Sebuah pesan dan ajaran paling asasi bagi manusia: persamaan harkat. Ajaran itu dibawa oleh seorang Amerika yang tercium harum namanya, meski negerinya kadang beraroma busuk bagi sebagian orang. Siapa si Amerika itu?

TAHAN BANTING

Tahun 1819, hampir mati ditendang kuda. Tahun 1832, gagal merebut kursi Di Illinois General Assembly. Tahun 1833, bangrut berbisnis. Tahun 1837, ditolak rencana tunangan. Tahun 1841, gagal lagi bertunangan. Tahun 1849, gagal diangkat menjadi pegawai kantor pertanahan. Tahun 1855, kalah merebut kursi Senat AS. Tahun 1856, kalah dicalonkan sebagai wakil presiden AS. Tahun 1858, kalah lagi merebut kursi Senat AS. Tanggal 4 Maret 1861, dilantik menjadi presiden AS ke 16. Dia adalah si Abe. Abraham Lincoln, yang lahir 12 Februari 1809. 2 abad silam.

Abe memberi dan mengajari orang nilai-nilai universal, bahwa sesuatu yang tak mungkin bisa jadi mungkin. Bahwa manusia tak boleh dibedakan, hanya karena warna kulit. Suatu corak warna yang tak pernah dipesan oleh pemiliknya ketika ia dilahirkan. Bahwa seorang pemimpin haruslah mengemis, meminta, kalau bisa melacur kepada rakyat agar diberi kepercayaan. Abe juga mengajarkan bahwa diatas panggung kekuasaan yang dinaiki seorang pemimpin, hanya ada satu tangga. Tangga untuk turun.

Presiden Soekarno adalah seorang pemuja Abe. Dia bukan hanya memajang fotonya di ruang tamu Istana Kepresiden di ibukota Jogjakarta, tapi juga meniru, mencoba meneladani ajarannya, serta berdoa di pusara makamnya. Moammar Khaddafi, manusia yang pernah paling dibenci AS, mengaguminya. Ia menyebutnya sebagai “Ibrahim” Lincoln. Jackie Kennedy mengenang kebesaran Abe melalui kesedihan. Dia mengatur dan mendisain prosesi pemakaman suaminya, mirip dan sebangun dengan pemakaman si Abe. Plek ketiplek sama.

Abe dan suami Jackie, keduanya mati oleh butiran peluru. Barack Hussein Obama, yang sama-sama dari Illinois dengan Abe, menghormatinya. Ia meminjam kitab suci yang dipakai Abe waktu dilantik jadi presiden, untuk digunakan lagi ketika dia dilantik menjadi orang hitam pertama menjadi presiden AS. Tangga 12 Februari 2009, Obama pun mendapat kesempatan historis: mengunjungi rumah Abe. Dia datang untuk mengenang 200 tahun kelahiran pendahulunya yang sangat dihormati, tepat hari itu. PROPHETIC Abe bukan hanya dikenang sebagai presiden paling agung. Tapi juga presiden paling jangkung. Tubuhnya hampir 2 meter (1,93 m).

 

 

Dia presiden AS pertama yang dibunuh, juga yang pertama punya brewok dan satu-satunya presiden yang mematenkan (No. Paten 6.469), sebuah alat penemuannya, meski tak pernah digunakan orang. Masa hidup Abe dikenang bangsa Amerika sebagai masa keindahan sejarah negeri itu. Tapi juga dikenang sebagai sebuah nubuat.

Ketika ia tewas, kesedihan itu berulang kembali hampir seabad kemudian, dengan kematian Presiden John Kennedy. Dan terjadi kesamaan-kesamaan banyak hal antara dua orang itu, seperti sebuah kejadian yang sudah direncanakan. Seolah diatur. Ketika Abe ditembak tahun 1865, putranya yang berusia 22 tahun Robert Todd Lincoln, berada disampingnya dan menyaksikan kematian ayahnya. Seakan dikutuk, si Robert juga harus menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, waktu bosnya (Robert saat itu menjadi menteri pertahanan AS), Presiden AS ke 20 James Garfield, ditembak di depan si Robert tahun 1881. Belum cukup tragis lagi, si Robert kembali melihat sendiri bagaimana Presiden AS ke 25 William McKinley dibunuh tahun 1901 saat membuka sebuah pameran, ketika ia diundang McKinley untuk menghadirinya. Aneh.

LONG MARCH

Abe memang unik. Dia dibunuh pada Jumat Agung 1863 di sebuah teater oleh seorang aktor Shakespearan yang membencinya. Kematiannya tidak mengubur ide cemerlangnya untuk menyatukan bangsanya yang terbelah akibat Perang Saudara. “Janganlah menaruh dendam kepada siapapun”, pesan Abe saat pidato pelantikannya yang kedua tahun 1865. Keinginannya untuk meghapuskan perbudakan dan memberi persamaan harkat manusia antar warga negara, bagai sebuah ‘obor’ terang, yang tak pernah mati dan terhenti meski berjalan mengalami liku-liku rumit dan menyedihkan.

Seorang penjahit wanita kulit hitam bernama Rosa Parks, menerangi ‘obor’ Abe, ketika dia tak mau disuruh pindah dari kursi bus yang khusus untuk kulit putih. Pendeta Martin Luther King, Jr membawa ‘obor’ itu dengan kata, hati dan impain untuk melawan kekerasan moral kaum putih Amerika. Malcom X pun menyulut kebencian orang putih Amerika dengan ‘obor’ itu.

 

 

Muhammad Ali mengejek supremasi kaum putih sambil berharap dapat mengalahkannya dengan tinjunya. Dan Barack Obama membuktikan bahwa ‘obor’ yang dinyalakan Lincoln, telah menerangi (juga menyadari) kalbu orang Amerika, bahwa manusia tak bisa dibedakan karena warna kulit. Walaupun Obama sudah membuktikan impian si Abe dan Martin Luther King, Jr, tapi jalan panjang menuju persamaan harkat sesunggunya, belum tercapai sepenuhnya. Masih banyak sel-sel dalam masyarakat AS yang masih melakukan diskriminasi secara verbal kepada warga kulit hitam. Namun setidaknya, Obama sudah menetaskan dengan baik telur yang dierami si Abe, yaitu persamaan harkat manusia.

Iwan Kamah, Jakarta – KoKi

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Kepergian Mar'ie Muhammad kehilangan bagi Indonesia
      Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menyebut almarhum mantan Menteri Keuangan, Mar'ie Muhammad, sebagai sosok yang bersih dan jujur semasa menjabat. "Kita kehilangan sosok yang dahulu pada saat menjabat sebagai menteri keuangan ...
    • Hampir semua korban bom Istanbul adalah polisi
      Dua bom meledak di luar stadion sepakbola di Istanbul, Turki, pada Sabtu malam waktu setempat, menyebabkan 29 orang tewas, yang terdiri atas 27 polisi dan dua warga sipil.Menteri Dalam Negeri Suleyman Soylu mengatakan ledakan ...
    • Sejumlah tokoh melayat ke kediaman Mar'ie Muhammad
      Sejumlah tokoh mendatangi kediaman almarhum mantan Menteri Keuangan, Mar'ie Muhammad, di Jalan Taman Brawijaya III Nomor 139, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu. Di antara mereka adalah Wakil Presiden, Jusuf Kalla dan ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: