PM Najib Tun Razak: Investasi Dua Arah Indonesia-Malaysia

Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Tun Razak berusaha membujuk Mahathir dan Badawi untuk sama-sama membesarkan UMNO dan Barisan Nasional. Krisis ekonomi yang berimbas pada pengurangan tenaga kerja, diharapkan tak mengurangi hubungan baik Indonesia-Malaysia.

Datuk Seri Najib Tun Razak diambil sumpahnya sebagai PM di hadapan Yang Dipertuan Agung Tuanku Mizan Zainal Abidin di Istana Negara, Jumat (3/4). Najib menjadi PM Malaysia keenam setelah Tunku Abdul Rahman, Tunku Abdul Razak, Husein Onn, Mahathir Mohammad, dan Abdullah Badawi.

Hari pertama di Kantor PM, di Putrajaya, Kuala Lumpur, Selasa (7/4) pagi, Najib Tun Razak menerima sejumlah wartawan Indonesia, termasuk wartawan Gatra, Dwitri Waluyo. “Ini hari pertama sayangantor di sini (Kantor PM Malaysia). Pertama pula saya gunakan meja ini,” kata Najib, menunjuk meja lonjong di ruang rapat kantornya tersebut.

Ruang kerja Najib masih tampak kosong. Tidak ada hiasan dinding atau foto diri, sebagaimana lazimnya ruang kerja pejabat. “Staf saya sudah susun sampai jam tiga pagi tadi, supaya tampak ceria pejabat PM baru ini,” kata Najib, kepada tujuh wartawan Indonesia, termasuk Gatra. “Ada gambar-gambar personal yang harus dipajang,” Najib, menambahkan, seraya menunjuk sebuah miniatur kapal. “Itu kapal Bugis!” katanya

Najib tersenyum lebar, ketika seorang rekan wartawan nyeletuk. “Wah, kapal Bugis sudah bersandar di Putrajaya, ya?”

Saat ini, Najib bakal menghadapi tugas berat karena pertumbuhan ekonomi Malaysia tahun ini turun 1% akibat pengaruh krisis ekonomi global serta masalah etnis. Najib juga diduga akan sangat dipengaruhi PM terdahulu, Mahathir Mohammad.

Berikut petikan perbincangan yang berlangsung secara hangat selama hampir satu jam itu:

Sebagai Perdana Menteri baru Malaysia, kapan Anda akan mengunjungi Indonesia?
Ada undangan ke Indonesia, tapi saya akan tengok jadwal dulu, karena Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono -Presiden RI) kampanye. Tentu sibuk sekali. Kalau ada ruang, tentu hendak saya tengok.

Kapan itu?
Belum ada jadwal. Saya akan ke Indonesia setelah bertemu dengan Pak SBY di Thailand (SBY dan Najib dijadwalkan bertemu di KTT Asean di Thailand. Belakangan KTT ditunda setelah demonstran pro mantan perdana menteri Thaksin menduduki ruang pertemuan —Red)

Saya sudah dapat telepon dari Pak SBY jam 22.30 waktu sini. Kami bicara-bicara. Pak SBY mau hubungan Indonesia-Malaysia bisa lebih akrab dan dapat kemajuan di semua bidang. Kalau ada masalah, bisa dibicarakan.

Ada hal mendesak yang harus dibicarakan dalam hubungan Indonesia-Malaysia?
Tidak ada masalah yang terlalu mendesak untuk dibicarakan. Hubungan kedua negara cukup baik. Hubungan saya dengan Pak SBY juga baik. Demikian halnya hubungan saya dengan Pak JK (Jusuf Kalla -Wakil Presiden RI) juga baik, sewaktu saya menjadi wakil perdana menteri.

Soal tenaga kerja, karena resesi memang ada dampaknya untuk Malaysia. Pak SBY mengatakan paham masalah itu. Tapi Pak SBY minta kalau ada masalah, untuk berbagi notice.

Ke depan, saya juga perlu berjumpa dengan kelompok masyarakat lain di Indonesia. Termasuk dengan media. Ya seperti ini. Karena sebagian tekanan datang dari pers, ha… ha… ha… (Najib tertawa lepas —Red)

Kalau semua memberikan apresiasi, saling mendekat, bahwa kejayaan Indonesia adalah juga kejayaan Malaysia. Demikian sebaliknya. Kita harus aing membantu yang didasari pandangan secara positif.

Adakah terobosan baru yang hendak dilakukan untuk meningkatkan hubungan baik kedua negara?
Kita menjalin hubungan baik dalam banyak bidang. Dalam hal kerjasama investasi, bolehlah kita majukan. Investasi ini sifatnya harus dua arah. Jangan one way. Mana yang investasi pengusaha Indonesia di Malaysia. Contohnya, investasi properti Sheraton dan Westin di Langkawi yang dimiliki pengusaha Indonesia. Demikian juga investasi Malaysia di Indonesia. Kita sarankan investor Malaysia bisa berpartner dengan investor lokal Indonesia.

Lepas itu, kita juga lihat investasi strategic. Kita kaji investasi dibidang power/listrik. Kini tengah kita kaji investasi di Bakun, yang bisa dimanfaatkan di semenanjung, Sarawak dan Kalimantan. Jadipower ini bisa kita ekspor untuk Kalimantan. Kita juga bisa bawa power dari Sumatra untuk Malaysia. Itu rencana menengah yang kita kaji sebagai gambaran strategic investment yang bisa dianggap sebagai ikon.

Ada juga rencana dari Malaka untuk membangun jembatan Sumatra-Malaka. Tapi ini tergantung hasil kajiannya nanti sebagai bagian dari sektor swasta.

Bagaimana hubungan antara pemuda Malaysia-Indonesia?
Ya kita akan tingkatkan. Pemuda ini saya anggap sangat penting, karena pemuda akan mencorak politik kedua negara di masa depan. Jadi mereka ini harus digalakkan untuk saling memahami di semua bidang. Saya adalah yang mencetuskan ide dialog Malindo, sewaktu saya jadi Ketua Pemuda UMNO.

Dalam masalah pertahanan kedua negara, apa yang harus diperhatikan ke depan?
Masalah keamanan dalam negeri Malaysia saya percaya, kumpulan militan kita dapat kawal dengan baik. Kalau ada penceramah militan Indonesia dapat kita kawal, itu kalau ada. Dulu memang ada. Dibilang Malaysia ekspor teroris. Itu siapa…Azahari…tapi kan gurunya orang Indonesia, ha… ha… ha…

Soal ancaman dari luar saya kira tidak ada. Saya kira, kita perlu khawatir. Hubungan dengan Indonesia, saya kira pemahaman militer kedua negara elok kita lanjutkan.

Soal Filipina Selatan, layak untuk diperhatikan. Saya akan berbicara dengan Presiden Arroyo.

Bagaimana halnya dengan keamanan di Selat Malaka?
Itu betul. Untuk Selat Malaka kita punya ICSMA. Ini layak diteruskan.

Bagaimana prakteknya nanti?
Kita bisa tambahkan nanti aset-aset pengamanan di sana.

Adakah perbaikan kerja sama dengan Indonesia ke depan?
Kita bicarakan masalah itu. Soal tenaga kerja, kedua negara saling membutuhkan. Kadang memang ada masalah yang menyentuh perasaan juga. Kita sudah tangani masalah yang ada. Seperti kasus Bonet (Nirmala Bonat, TKI yang dianiaya majikannya —Red), sudah sampai di mahkamah (pengadilan —Red). Jadi kita tidak akan menolerir, jika ada majikan Malaysia melakukan penganiayaan. Kita akan ambil tindakan. Kita menghargai dan menghormati hak-hak tenaga kerja Indonesia.

Bagaimana dampak krisis yang paling terasa?
Krisis ekonomi menyebabkan pihak majikan tidak bisa mempertahankan tenaga kerja, baik yang asal Indonesia maupun Malaysia sendiri. Tapi kita coba mengatasinya dengan paket, agat syarikat-syarkat tidak mengurang tenaga kerjanya. Memang pegurangan kerja tidak bisa kita elakkan. Namun dengan insentif kita coba agar tidak mengurangi pekerjaan.

Dalam mengatasi krisis ini apa yang bisa dilakukan kedua negara?
Ha.. ha… ha… Kita memberikan insentif di bidang penerbangan, kurangi landing fee. Kita juga patut galakkan pelancong.

Satu lagi kerja sama yang bisa dilakukan adalah di bidang pendidikan. Malaysia punya lembaga pendidikan yang bermutu. Kami tawarkan pada anak-anak Indonesia yang tidak mampu, Malaysia bisa jadi alternatif.

Bagaimana dengan pendidikan anak-anak TKI?
Ya sudah itu diurus kementerian pendidikan. Di Sabah anak-anak TKI boleh diajar guru-guru dari Indonesia.

Apakah demokrasi yang berkembang di Indonesia, berimbas ke Malaysia?
Masing-masing negara ada sistem yang diamalkan. Apa yang terjadi di Indonesia, sudah melangkah lebih jauh dari suatu keadaan yang diharapkan. Bahkan ada yang bilang sudah terlalu bebas, sehingga ada yang mencoba-coba untuk mebawanya ke tengah, ha… ha… ha… Supaya jangan terlalu bebas.

Bagaimana demokrasi di Malaysia?
Kita bersikap liberal, tapi bertanggung jawab. Freedom of responsibility. Kalau kebebasan tida ada tanggungjawab, nanti akan jadi anarki.

Apa yang akan Anda lakukan untuk demokrasi di Malaysia?
Untuk demokrasi di Malaysia, misalnya ISA, kita sudah berkomitmen agar dikaji ulang. Kita mengusahakan tegaknya civil liberties. Kita tidak lagi mudah menggunakan ISA, tanpa mengindahkan hak azasi rakyat.

Saya telah memulainya dengan membebaskan 13 tahanan politik. Itu adalah sebagai tanda prosescivil liberties dalam masyarakat yang demokratis.

Mantan PM Mahathir secara terbuka menyatakan dukungan kepada Anda. Apakah ini sebagai sinyal UMNO akan kuat kembali?
Insya Allah. Saya juga telah mengajukan agar kedua pemimpin Malaysia itu untuk menjadi pendukung kuat UMNO dan Barisan Nasional. Saya berpendirian, kedua negarawan tersebut ikut membangun Malaysia.

Menurut Anda, apakah kedua pemimpin yang berseteru itu bisa disatukan?
Saya akan mencobanya. Tapi jelas itu tidak mudah..hahahahha.. Tapi saya ada keistimewaan. Saya punya hubungan baik dengan keduanya. Hubungan kami sangat baik dan akrab. Saya pikir, adalah sangat baik dan penting, bekas perdana menteri Malaysia mendukung perdana menteri sekarang ini.

Pergantian kepemimpinan di Malaysia, dari Badawi ke Anda, berjalan sangat mulus. Namun sekarang ini Malaysia menghadapi berbagai masalah, selain krisis, jugakerusuhan etnis dan kekuasaan UMNO yang tergerogoti. Apa pandangan Anda?
Saya telah mengajukan falsafah; One Malaysia (Satu Malaysia), People First (Rakyat Didahulukan), dan Performance Now (Prestasi Diutamakan). One Malaysia, mendorong warga negara untuk saling menghormati dan saling percaya. Tidak ada kelompok masyarakat secara etnik yang tertinggal.

Apa berarti affirmative action bakal ditinggal?
Afirmative action tidak akan kita tinggalkan. Bumiputera tetap kita bantu karena mereka tertinggal. Yang kedua people first, mendorong pelayanan yang sebaik-baiknya. Dan performance now, karena masyarakat menginginkan bukti. Rakyat pengin lihat hasilnya secara langsung.

Program ini dijalankan, apa karena yang dulu tidak berjalan?
Yang dulu jalan, tapi belum fokus. Nah, sekarang kita lakukan dengan fokus.

Apakah media Malaysia akan lebih bebas?
Media memiliki peran penting untuk membangun negeri ini. Kalau kerajaan tidak boleh dikritik, kita seolah kebal hukum. Ini tidak baik.

Anda keturunan Bugis?
Asal-usul saya Bugis. Tapi saya perdana menteri untuk semua.

Apa pelajaran penting yang Anda bisa petik dari Pak Lah (Abdullah Badawi)?
Saya merasa beruntung pernah menjadi wakil perdana menteri Pak Lah. Saya juga pernah menjadi menteri di masa Dr Mahathir. Ini pengalaman yang sangat penting yang membentuk kepemimpinan saya.

Tidakkah Anda akan terpengaruh oleh kedua pemimpin besar itu?
Tidak. Saya punya style kepemimpinan sendiri.

Selama ini di antara pemimpin kedua negara punya hubungan baik. Bagaimana nant kalau Indonesia punya pemimpin baru?
Oh ya, Insya Allah hubungan baik itu akan berlanjut. Sebab kita anggap Indonesia sangat penting dan strategis dari segi kultural, relegi, dan lain-lain. Sebenarnya susah memisahkan Indonesia dengan Malaysia.

Kami ingin mendengar pandangan Anda soal ekonomi dunia. Menurut Anda ke depan situasinya akan seperti apa, agar Indonesia dan Malaysia bisa survive?
Kita mesti buat rangsangan fiskal supaya ekonomi bisa mempertahankan permintaan domestik. Kita tidak bisa mengandalkan permintaan luar.

Prediksi Anda resesi ini akan berlangsung berapa lama?
Kita berharap pada banking system. Karena selama ini tidak berfungsi. Itu juga yang harus dilakukan Obama (Presiden Amerika Serikat Barack Obama —Red).

Dalam pertemuan G-10 di London, Inggris, Presiden Prancis Sarkozy mendesak para pemimpin dunia untuk merombak IMF, Bank Dunia, dan lembaga keuangan dunia yang lain. Pandangan Anda?
Malaysia sudah lama mengajukan arsitektur perbankan dunia yang baru. Itu sudah jadi pandangan lama di Malaysia. Setidaknya sejak krisis di Asia 1997 silam, secara lantang kita sudah ajukan hal itu. Tapi tidak didengar, tidak diterima.

Menurut saya, ekonomi dunia yang tidak ada regulasi atau regulasi lemah, sangat berbahaya! Akan membawa akibat buruk. Sejak awal kita sudah memperkirakan itu. Seperti juga yang dibilang Stiglitz (Joseph Eugene Stiglitz, ekonom peraih Nobel —Red), bahwa ini memang berbahaya.

Bagaimana dengan masalah perbatasan Indonesia-Malaysia, termasuk Ambalat yang masih jadi ganjalan?
Kita akan selesaikan lewat perundingan. Tidak ada jalan lain. Asal ada political will yang baik, pasti akan selesai.

Ada target waktu, masalah tersebut akan selesai?
Tidak. Tapi kita memang musti ada usaha yang suatu waktu nanti ada kata sepakat diantara kedua belah pihak.

GATRA

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Aparat gabungan sita bambu runcing dan bom molotov di Kediri
      Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Kediri Kota dan TNI merazia kawasan bekas lokalisasi Semampir di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang seperti bambu runcing serta bom molotov."Kami sudah ...
    • Persipura tanpa Bio dan Ricardinho hadapi Gresik United
      Tim Persipura Jayapura tanpa Bio Paulin Pierre dan Ricardinho da Silva saat melawan tuan rumah Gresik United dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di stadion Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Minggu (11/12). ...
    • Pencarian korban pesawat Polri libatkan 19 kapal
      Polri mengerahkan 19 kapal dan tiga pesawat untuk mencari korban pesawat Polri M-28 Sky Truck yang jatuh pada Sabtu (3/12) di perairan Kabupaten Lingga, Kepri. "Sembilan belas kapal dan tiga unsur udara dikerahkan pada ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: