Sensasi Surga Bawah Laut Banda

Kepulauan Banda bukan saja dikenal memiliki kota tua abad XVIII dan XIX yang masih terawat baik serta banyak peninggalan sejarah seperti benteng kolonial dan rumah pejuang Indonesia yang pernah dibuang ke daerah itu seperti Mohammad Hatta dan Sutan Sjahril, tetapi Banda juga dikenal sebagai tempat yang memiliki banyak obyek wisata bawah laut yang menakjubkan. Bukan saja di Indonesia, tetapi juga dunia internasional.

Kepulauan yang berada di tengah-tengah luasnya laut terdalam di Indonesia itu tak lagi asing bagi penggemar wisata bahari, terutama mereka yang hobi diving dan snorkeling. Daya tarik utama kepulauan ini adalah keindahan taman laut beserta keanekaragaman fauna dan flora yang hidup didalamnya.

Kepulauan Banda berada di tepian palung paling dalam di Indonesia yakni laut Banda. Di sekitar pulau Manuk misalnya, kedalaman airnya mencapai 6.500 meter. Panorama taman laut di kawasan ini tak usah diragukan lagi keindahannya. Hampir setiap pulau di gugusan kepulauan Banda dikelilingi taman laut yang kaya dengan koral warna-warni dan beragam jenis ikan seperti di sekitar pulau Naira, pulau Gunung Api, pulau Lonthor, pulau Ai, pulau Sjahrir dan pulau Hatta.

Menurut tokoh masyarakat Banda, Des Alwi, terdapat 52 lokasi diving dan snorkeling di laut Banda, namun baru 32 yang diperkenalkan kepada penikmat olaraga bawah laut ini. “Ada 52 dive side tapi saya cuma lepas (perkenalkan) 32 lokasi taman laut untuk diving dan snorkeling,” kata Des Alwi kepada pers di Banda Naira, belum lama ini.

Taman laut Banda yang pernah digelar ivent diving internasional pada tahun 1991 dan 1995, masih terdapat ikan Napoleon yang kini termasuk jenis ikan paling langka di dunia. Mandarin Fish yang juga paling dicari penyelam internasional karena keindahan sisiknya, dapat dijumpai dengan mudah di laut Banda. Menurut Des Alwi, adanya ikan Napoleon menandakan kualtas air di laut Banda masih baik sekali. 

“Ikan Napoleon nyaris habis di mana-mana karena diburu atau karena laut yang kotor. Di banda, masih mudah kita jumpai ikan Napoleon, ada juga ikan Mandarin dan jenis ikan lainnya. Ini membuktikan kalau laut kami serta karang-karangnya masih bagus,” ujarnya bangga.

Menurut Des Alwi, kedalaman laut Banda membuat microbiologi yang hidup di laut ini sangat berbeda dengan kehidupan microbiologi di laut lainnya di Indonesia. Microbiologi di laut Banda menjadi nutrisi utama pembentuk karang dan biota laut lainnya. Karena itu pula, kehidupan dan pertumbuhan koral di salah satu lokasi diving yang pernah dihancurkan oleh lahar Gunung Api Banda yang meletus tahun 1989 misalnya, kini tumbuh dengan sangat cepat sekali, mematahkan rasionalisasi para ahli. 

“Kalau teorinya, setelah hancur oleh lahar gunung api maka karang akan tumbuh lagi sekitar 75 tahun setelahnya, tetapi di Banda berbeda. Baru sekitar sepuluh tahun sudah tumbuh karang-karang berbagai jenis dan tumbuhnya begitu rapat,” katanya.

Pada tahun 2001 dan 2002, the Conservancy melakukan Kajian Ekologis di Kepulauan Banda, tujuannya untuk mengumpulkan informasi mengenai sumberdaya lautnya. Penelitian awal saat itu menunjukkan bahwa terumbu karang di Banda memiliki keragaman hayati yang luar biasa, dengan adanya 310 jenis karang pembentuk terumbu, sekitar 871 spesies ikan, serta populasi hiu dan kerapu yang sangat tinggi. Kepulauan Banda kemudian diajukan sebagai Kawasan Warisan Dunia. 

Karena keindahan karang dan biota lautnya, laut Banda pada tiga tahun lalu dipilih menjadi Kawasan Warisan Dunia untuk surga bawah laut di Indonesia, mengalahkan taman laut di kepulauan Raja Ampat (Papua Barat), Bunaken (Sulawesi Utara), Wakatobe (Sulawesi Tenggara) dan Berau (Kalimantan Timur).

Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI M. Noer Muis yang kini memimpin Tim Diving Maluku melakukan observasi ke sejumlah lokasi diving di Maluku mengakui keindahan taman laut Banda. “Saya sudah menyelam di mana-mana seperti di Bunaken, kepulauan Seribu (Jakarta) atau di Bali, tapi taman laut di Banda jauh lebih indah,” kata Muis.

Meskipun baru melakukan diving di tiga dive side, namun sensasi keindahan bawah laut Banda membuat Muis terkagum-kagum. Ia bahkan menganalogikan taman laut di pesisir pulau Gunung Api yang merupakan bekas tumpahan lahar panas vulkano sebagai taman golf yang indah di bawah laut. 

“Terumbu karang di daerah lahar tumbuh dengan waktu relatif singkat yakni hanya sepuluh tahun sudah tumbuh bagus dan bentangannya cukup luas, bahkan terlihat tidak ada dasar yang tidak ditumbuhi oleh karang meja, ini luar biasa. Di spot lainnya juga, baik terumbu karang maupun jenis ikannya indah sekali,” ujarnya.

Menurut Muis, keindahan panorama bawah laut Maluku tidak boleh dibiarkan tidur terlalu lama, tapi harus dikenalkan secara luas. Ia bahkan bertekad untuk mempromosikan Maluku, khususnya keindahan taman laut ke mancanegara.

“Saat ini saya bersama Tim Divers Maluku akan mencoba mengangkat potensi bahari Maluku dengan mendokumentasinya untuk dikenalkan ke mancannegara, khususnya menjadikan WOC (World Ocean Confrencce) di Manado untuk forum promosinya,” kata Muis.

Selain taman laut Banda, taman laut di kepulauan Lucipara juga menjadi andalan Maluku. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Maluku, Florence Sahusilawane mengatakan, Provinsi Maluku akan mempromosikan keindahan panorama alam bawah laut Banda dan kepulauan Lucipara dalam WOC di Manado pada tanggal 11-15 Mei 2009. Kegiatan WOC yang diikuti sekitar 120 negara itu, dinilainya sangat strategis untuk menjual potensi wisata bahari laut Maluku yang eksotis dan masih natural. 

“Kondisi taman laut kami masih asri karena belum tersentuh kegiatan pembangunan sehingga sangat cocok untuk wisata selam, mancing, mandi sinar matahari atau wisata berpetualang,” ujarnya. 

Gugusan kepulauan Lucipara yang masih berada di perairan laut Banda memiliki tujuh pulau tak berpenghuni. Selain dilingkari pasir putih untuk habitat penyu bertelur, terdapat panorama bawah laut yang menakjubkan karena keindahan bunga karang yang penuh warna. Jarak Lucipara dari Ambon sekitar 120 kilometer, dapat ditempuh dengan kapal laut berkecepatan 18 knot dalam waktu lima jam.

M. Azis TunnyAmbonEkspres

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Tanzania pecat 9.900 pegawai negeri berijazah palsu
      Presiden Tanzania John Magufuli pada Jumat memerintahkan agar lebih dari 9.900 pegawai negeri segera dipecat karena memiliki ijazah sekolah maupun perguruan tinggi palsu. Magufuli sendiri, yang terpilih sebagai presiden ...
    • BI perkirakan ekonomi Indonesia tumbuh 5,2 persen tahun ini
      Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri sepanjang 2017 akan berada di 5,2 persen (year on year/yoy), meskipun di paruh pertama tahun ini laju perekonomian masih terhambat konsolidasi untuk perbaikan ...
    • Kenapa rutin ganti oli penting? Ini alasannya
      Agar sepeda motor Anda awet, perawatan rutin sangat dianjurkan, termasuk mengganti service ringan dan mengganti oli atau pelumas secara berkala sesuai petunjuk.Kenapa perawatan kendaraan bermotor, termasuk ganti oli itu ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: