Manohara Odelia Pinot: Saya Diperlakukan Seperti Binatang

Manohara Odelia Pinot, wanita belia yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi bahan pemberitaan media massa, akhirnya bisa bertemu ibunya, Daisy Fajarina. Mano –sapaan bagi wanita 17 tahun ini– berhasil pulang dari Malaysia, tempat ia bermukim dengan suaminya, Tengku Fakhry, setelah dibantu pihak Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Indonesia di Singapura, Kedubes Amerika Serikat, dan Kepolisian Singapura.

Mano berhasil meloloskan diri dari kawalan ketat pengawal suaminya, yang merupakan putra Raja Kelantan, Malaysia, di Hotel Royal Singapura, tempat keluarga kerajaan negeri Jiran tersebut menetap selama di Singapura.

“Kebetulan kita ke Singapura, karena Cik Puan Kelantan periksa (ke rumah sakit) di Singapura. Jadi ada kerabat Kelantan yang dengar, lalu ngasih tahu Mama kalau kita akan ke Singapura,” ujarnya.

Dalam sebuah jumpa pers yang dijubeli para pekerja infotainment di kantor Laskar Merah Putih di Roxy, Jakarta Pusat, Mano mengungkapkan, ia melakukan tindakan nekad sehingga bisa bertemu ibunya –yang ke negeri singa itu setelah mendapat informasi keberadaaan dirinya –saat ia berada di hotel mewah di Singapura.

Mengetahui Daisy sudah berada di lobi hotel, para pengawal putra raja Kelantan itu, terus-terusan “menempel” Mano. Padahal, Daisy pun sekali belum mengetahui nomor kamar atau di lantai berapa Mano menginap. “Waktu kita mau turun ke lobi, mereka udah tau Mama udah di lobi. Jadi, kita berhenti di lantai 3. Kebetulan ada kamar Raja (Kelantan) di lantai 3,” kata Mano.

“Mano dipaksa keluar dari lift di lantai 3, mau ditaruh di kamar dulu. Tapi Mano nggak mau, Mano teriak-teriak lalu mencet alarm lift.”

“Jadi Mano pikir, kalau Mano buat keributan, kan akan kelihatan banyak orang. Untung, polisi Singapura, terus ada Kedutaan Besar Indonesia di Singapura, dan Kedutaan Besar Amerika di Singapura. Mereka datang sama Mama.”

Sedangkan di lobi, ada seseorang yang kebetulan mengenali wajah Daisy, lantaran wajahnya kerap muncul di berbagai tayangan infotainment maupun pemberitaan media massa. “Tiba-tiba di lobi, ada orang Indonesia yang bilang, `kok ini ibunya Manohara kan?`. Kebetulan, dia satu daerah sama saya, dari Sulawesi Selatan,” tuturnya. “Lalu dia katakan, `ibu, Manohara ada di lantai 3. Dia nangis-nangis. Kamar saya juga kebetulan di lantai 3. Mari, saya antar ibu ke atas`.”

“Ajudan-ajudan mereka mau mencoba menarik tapi takut tertangkap camera di lift dan meninggalkan bukti, jadi mereka melepaskan saya,” ujar Mano, bertutur soal upayanya berlari dari pengawasan Kesultanan Kelantan. Pada saat itu, menurut wanita bicaranya campur aduk Bahasa Indonesia dan Inggris itu, beberapa dokter dari pihak kesultanan masih sempat mencoba menyuntikkan obat penenang.

Menumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan DA 738, Mano akhirnya bisa mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Minggu pagi (31/5). Kedatangannya lantas disambut kakaknya, Dewi, dan wakil dari Departemen Luar Negeri RI. Tak lama kemudian, kepada publik, secara singkat, Mano mulai membuka satu per satu pengalaman pahit yang pernah dilaluinya, selama menjadi istri anak raja asal Kelantan, Malaysia. Rentetan kasus kekerasan dalam rumahtangga membuat Mano ogah kembali ke Malaysia. Bahkan, kata Mano, rencana kuliah bisnis manajemen di Singapura dibatalkan, lantaran takut kembali diangkut pulang ke Kelantan. Berikut petikan wawancaranya:

Bisa ceritakan perlakuan apa yang diterima selama di Malaysia?
Jadi, Mano itu di kelantan kalau dibilang spesial, bener-bener nggak! I`ve been treated like an animal (saya diperlakukan seperti binatang –Red)! Misalnya, Mano dikunci di kamar. Kalau mau keluar, ya keluar disuruh senyum. Kalau nggak, disiksa. Mano cuman kayak mainan.

I`m like a property gitu. Kayak mainannya. I`m really like an object. There`s no human rights what so ever.

Namun, ada foto-foto dari Malaysia yang beredar di internet, seolah kamu terlihat tidak ada masalah di sana?
Semua foto itu kamuflase. Saya nggak diberi akses apa pun. Internet dan telepon diputus.

Semua foto itu bukan macam foto-foto yang menyatakan saya senang. Itu adalah fitnah. I get physically abuse dan semua itu fitnah. Dan semua itu nggak ada yang benar.

Lantas, bagaimana dengan tayangan televisi di Indonesia, saat kamu menonton sepak bola bersama Fakhry?
Itu memang benar ada. Dan saya waktu itu memang benar-benar sengaja kasih sinyal sama kakak saya, Dewi, bahwa I`m in danger.

Saya kasih sinyal dengan menunjukkan cincin in the right hand.

Bagaimana kamu tahu jika sinyal itu akan dilihat di Indonesia?
Mano tahu. Mano lihat waktu itu ada kamera TVOne from Indonesia. So I gave the signal.

Bisa ceritakan pertemuan kamu dengan Fakhry, hingga akhirnya menikah?
Awalnya, saya mau dikenalkan sama Raja (Kelantan). Ternyata, katanya, raja sudah punya jadwal buat pernikahan (antara Mano dengan Fakhry). Awalnya saya tidak mau. And he said, menikah dulu, baru nanti resepsi lainnya bisa dilakukan di Indonesia.

Tapi, mereka tidak menepati janji mereka itu.

Setelah menikah, pernah diberi jatah uang dari Kerajaan Kelantan?
Boro-boro. Boro-boro juga dapat account bank. Kalau pun dapat (uang), Mano bagi-bagikan ke orang-orang yang kerja di rumah istana itu.

Di istana itu ada banyak yang membantu seperti waitress-waitress. Itu (hidup) mereka kasihan sekali. Gajinya lima ratus ringgit, overtime pun tak dibayar. Padahal mereka sudah kerja 24 jam. Sering sekali dipotong gaji, kalau misalnya gelas pecah. Jadi Mano kasihan kan.

Banyak juga orang yang senasib dengan Mano di Malaysia?
Mano pas di Malaysia itu, I felt that orang-orang dari Indonesia, they also experienced what I`ve experienced (mereka juga senasib sama dengan saya –Red).

Apa pernah melaporkannya ke pihak berwajib?
Ya, ada proses hukum yang harus dijalankan. Dan emang dari dulu mau cerai!

Apa rencana Mano selanjutnya? Mau jadi model lagi?
Maybe. Ya, mungkin aja sih satu hari nanti. Tapi (untuk saat ini) belum dulu deh. Belum sekarang.

Kalau sekarang, masih cinta pada Fakhry?
Definitely udah nggak cinta ya. Tapi Mano rasa, rasa benci itu malah ngerugiin diri sendiri.

Edward Luhukay – GATRA.com

25 Comments

  1. thanks

  2. Yang penting, semua tuduhan kepada pangeran Kerajaan Kelantan segera dibuktikan, dan semua pihak harap menahan diri untuk tidak membuat Manohara sibuk sampai i melakukan visum.

  3. Iyanih mas Antos sy setuju banget dgn kamu. dan memang kayaknya apa yg dia mau sudah dia dapat. uang ditabungan, perhiasan sudah dikirim keibunya. jd enak deh

  4. Mano itu sebetulnya sdh mau diusir dari kelantan tp supaya dikenal duluan di Indonesia ibu deasy buat sandiwara ini spy anaknya jd terkenal. Mano itu di Kelantan adalah TKW bukan istri pangeran seperti di berita. Koq ada ibu yg kayak gitu anaknya dijual sama Raja kelantan. Istigfar bu?
    Kalaupun Mano betul menikah dgn Fahry, dia mau menjelek-jelekkan Fahri aja. Orang sdh jelek kenapa mesti dijelek2kan.
    Saya teman mengajinya Fahri waktu kecil dia Baik hati, sopan, tidak sombong, ramah. Manonya saja yg kecentilan.
    Maunya Harta dapatnya???????????
    Yg mesti Mano tau dikerajaan itu beda kehidupan di USA yg bebas, makanya berpikir dulu sebelum bertindak.
    Tapi wajar deh kalau Mano kayak gitu. Liat aja ibunya kecentilan ghitu deh. Selalu mau disorot kamera.
    Menyalahkan Kedubes lagi.
    Salahkan dong diri sendiri kenapa saya gila harta sampai mau jual anak saya.
    Memang ngampang jadi istri pangeran kasian deh Luuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuu
    Kenapa ibu deasy gila sorot kamera
    karena dia merasa cantik.
    ngaca bu???????????
    makin tua makin nganjen

  5. sapo manohara? tiba2 jd ngetop gara2 ngeboh soal rmh tngga. kmukan bkti bahwa kamu udah ddera!!

  6. he he he..icha tahu banget orang kelantan yaaa…… sebetul nya, sekarang ini udah ga gituuuu….orang Kelantan ini adalah rumpun Melayu Indo Cina…sedang yang lain lain di Malaysia datang dari Indonesia. tapi…orang Indonesia asal nya juga dari Indo Cina kok…. mungkin yaaa. itu maka nya kita serumpun. Orang kelantan ini agak “clannish”…setiakawan mereka sangat kuat malah bersedia menginjak mereka dari provinsi lain….itu orang kelantan dulu….kini ga lagiiiiii
    Saya masa kuliahan dulu…kami sering berantem ama anak2 kelantan looo….. tapi itu duluuuuu. Orang Kelantan ni kayak orang batak laaaa…..mereka berjaya menerajui posisi tinggi pemerintah, good businessman and good business women. But they are also good hookers…. gitu laaaa… cuma, mereka agak memencil hanya mahu diantara2 mereka ajaaa…gitu dong

  7. Mano, tetap semangat lanjutkan hidup!
    Ibu Deasy… anaknya dah dalam pelukan Ibu lagi, jangan pernah dilepas lagi sampai suatu saat datang jodoh sejati pilihan illahi, dialah harta termahal dan terindah yang Ibu miliki bersama Dewi.
    Mulailah hidup baru untuk kalian semua, kiranya Allah maha segalanya, lebih mendekatlah kepada-Nya.
    Kalo ada yang bilang bilang Mano atau Ibunya cari ketenaran, itu hanya orang2 yang iri semata.
    Mano pantas untuk tenar dengan kemampuan dan anugerah kecantikan yang dimilikinya.
    Salam dari sesama perempuan.

  8. Kelantan tuh sama dengan kelentit yah ?

  9. […] Manohara Odelia Pinot: Saya Diperlakukan Seperti Binatang Manohara Odelia Pinot, wanita belia yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi bahan pemberitaan media massa, akhirnya […] […]

  10. aku orang kelantan.. aku tidak membenci sesiapa.. kenapa kamu juga ingin membenci kelantan sepeti mana mereka membenci kelantan,, adakah satu kesalahan dan dosa di lahirkan di kelantan. Adakah kamu tahu kenapa orang di negeri yang kamu sebut tidak suka orang kelantan.. sebenarnya kamu tidak tahu apa2..
    Aku pun pernah satu kelas dengan budak indonesia.. aku tidak pernah kacau atau sentuh mereka… dan aku juga banyak kenalan TKI..
    Di Malaysia memang budak kelantan berbeza dari budak2 negeri lain… dari segenap segi banyak beda… dan kamu sebenarnya tidak tau apa2.. jika anak pengeran itu bersalah.. hukumlah dengan balasan setimpal.. tak perlu nak salahkan rakyat kelantan..

  11. Kita selalu terpanggil untuk menilai tanpa fakta. Saya yakin tidak semua yang ceritakan berlaku. saya juga yakin sebahagian yang ceritakan benar. tapi dimana sempadan yang harus dipercayai. sejarah membuktikan kebanyakan raja mempunyai tabiat buruk. Tapi bukankah itu satu kemestian?tahukah kamu berapa ramai orang indonesia di malaysia(terkini) yang berada secara sah/tidak sah. Selama ini kita mempunyai hubungan baik( selepas konfrantasi ganyang Malaysia). Tidakkah kita sedar lagi. Adakah anda mula melatah atas perbuatan seorang malaysia atas seorang indonesia. Mungkinkah begitu rapuh hubungan kita ? tepuk dada tanya selera

  12. Bersyukur kamu udah pulang ke tanah air. Kayaknya tidak mudah deh lepas dari tangan orang orang semacam itu. Ya kan? Yang penting sekarang kamu harus utamakan keselamatan diri kamu dahulu. Baru nanti pikir yang lain.
    keep up the good

  13. waduh-waduh lain kali pilih lelaki yang umurnya sebaya degnan mano ya.
    Jangan pilih lelaki yang dua kali umur kamu.

    Kan kaumu baru 16 tahun kok mengapa mahu kahwin sekolah pun belum habis.

    Sambung belajar ya dan jangan ikut lelaki lagi hingga dewasa…

  14. Manohara, cepat segera keluarkan bukti2 yang kamu punya, supaya semua dugaan-dugaan tidak menjadi lebih buruk karena tidak baik untuk hubungan antar negara , kita memerlukan kepastian untuk memutuskan bagaimana harus bersikap dengan baik dan benar, semua yang kamu ucapkan dan ekspresi kamu bicara terkesan seperti acting atau sandiwara. Mudah2 an kamu benar sehingga kamu tidak berbuat dosa kepada orang banyak.

  15. setuju sama ir mrakunman

  16. Emang sialan tuh orang kelantan!!! makanya mano, hati-hati sama orang kelantan!!! jangan percaya walaupun dibujuk atau di iming-imingin harta doang!!!
    Gue juga orang Indonesia, yang juga student di malaysia, semua teman2 baik gue yang juga warga malaysia pun (e.g. orang kuala lumpur, orang selangor, orang pahang, orang johor, etc) banyak yang nggak suka sama orang kelantan.
    Thanks GOD deh kamu udah selamat.

  17. Sukurlah Manohara akhirnya terselamatkan. Kecewa dengan respon kedubes RI di Malaysia . Wajar saja kemudian Manohara bilang “I want to make sure Kedubesnya diganti…”.

    http://bagindazzz.wordpress.com

  18. Prihatin dengan kasus ini karena ternyata Kedubes RI di Malaysia tidak bisa berbuat banyak. Cuma kirim surat ke Kerajaan Kelantan, habis itu diam. Nggk jelas tindak lanjutnya. Diplomasi kita lemah atau tidak punya wibawa. Wajar aja kemudian Manohara kecewa dan minta Kedubesnya diganti. Semoga saja. Beruntung ibunya tidak mudah menyerah sehingga Manohara terselamatkan.

    Syukurlah akhirnya Manohara yang cantik itu akhirnya terselamatkan. Happy ending.

    Bagindazzz
    http://bagindazzz.wordpress.com

  19. nice

  20. This episode is a disgrace to mankind. i hope he rot in hell. If not for the taxpayer they are nothing . This is not the only case , many swept under the carpet. Malaysian could be richer if not for the wayang kulits that we pay for. Everything from the TOP is SHIT.

  21. Biasanya kalo orang pernah disakitin, omongnya nggak kayak gitu, mano dalam wawancara kelihatan kalem-kalem aja, malah nggak kelihatan stressnya. Mungkin, kaburnya mano dari suaminya, karena apa yang dimau sudah dapat, mompong masih muda dan bisa kembali jadi model, lebih baik kabur dari sekarang.

  22. “Awalnya, saya mau dikenalkan sama Raja (Kelantan). Ternyata, katanya, raja sudah punya jadwal buat pernikahan (antara Mano dengan Fakhry). Awalnya saya tidak mau. And he said, menikah dulu, baru nanti resepsi lainnya bisa dilakukan di Indonesia.”

    jadi anda menikahi orang yg tidak anda kenali? ya sudah resiko lah. makanya nak… stay in school biar bisa jadi perempuan yg smart dan mandiri. moral dibalik cerita hidup anda: marrying a man is not the answer to your problem, unless your problems requires heavy lifting.

  23. Mano, selamat atas kebebasan kamu. I am a student from Riau and i also watched about you. Be the best for everyone yha adek….nice to meet you mano

  24. Ini harus menjadi pelajaran , Untuk kasus manohara sudah merambah pada penyalahgunaan obat dengan menyuntik, menyiksa, pelecehan seksual, kekerasan pada rumah tangga, fitnah, ….. segera sadarlah mohon ampun, minta maaf secara terbuka, kehormatan kerajaan tidak akan jatuh reputasinya dengan tobat nasuha…jangan lakukan lagi, perbaiki akhlak, keluarga raja harus kembali pada Quran dan Hadist. Jangan cemari perjalanan ke tanah suci dengan perilaku diluar akhlaq beribadah kepada Allah SWT. Jangan tertipu dengan nafsu setan. Kembalilah kepada jalan ALLAH, semoga keluarga Kerajaan Kelantan dapat memahami, tidak emosional, bijaksana, ramah dan sayang kepada keluarga manohara. Dan semoga konflik ini cepat selesai secara baik dan adil. Amin.

  25. Manooo.. So happy for you..
    Mano, cepatlah menyelesaikan proses hukum..
    Visum kesehatan, pernyataan resmi melalui badan2 hukum..
    Mudah2an pak SBY segera memproses Kedubes Indo di Malaysia..
    Kemudian membenahi segala hal yg berhubungan dgn TKI dan hubungan Indo-Malay..
    Kita sudah kelamaan dihina dina, bahkan akibat orang-orang kita sendiri..
    Mudah2an tindakan Mano menginspirasi Indonesia untuk lebih baik lagi..
    Take care!!! minta bantuan polisi amerika n singapura selain polisi kita..
    Takut ada oknum polisi kita yg terima suap dr ex-pangeran mano..
    Wish you all d’happiness mano.. Cheers!!!

    Love from us


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Patti Smith akan bernyanyi untuk antar Hadiah Nobel bagi Bob Dylan
      Saat pidato penerima Hadiah Nobel Sastra Bob Dylan dibacakan, rekannya sesama penyanyi sekaligus penulis lagu Patti Smith akan menyanyikan salah satu lagu terbaiknya pada selebrasi Hadiah Nobel di Stockholm nanti.Smith akan ...
    • YLBHI ramalkan jaksa akan sulit buktikan kesalahan Ahok
      Koordinator Bantuan Hukum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) Julius Ibrani melihat banyak kejanggalan dalam pengusutan kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama, bahkan Jaksa diyakininya akan sulit ...
    • Malaria sudah ada di zaman kekaisaran Romawi
      Para peneliti mengungkapkan analisis DNA gigi berusia 2.000 tahun yang digali dari satu kuburan di Italia menunjukkan bukti kuat bahwa malaria sudah ada selama Kekaisaran Romawi.Temuan itu berdasarkan pada DNA mitokondria - ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: