Ambalat Bukan Sekadar Blok

Pelanggaran garis batas oleh Malaysia sangat kerap terjadi. Berdasarkan catatan TNI Angkatan Laut, sepanjang tahun 2007 terjadi 94 kali pelanggaran. Tahun lalu, pelanggaran yang dilakukan kapal perang Malaysia sempat turun menjadi 38 kali. Ini pun masih tergolong tinggi.

Tahun ini, diperkirakan pelanggaran itu kembali meningkat, terutama menjelang digelarnya perundingan lanjutan soal delimitasi maritim antara Indonesia dan Malaysia, Juli mendatang di Malaysia. Ada anggapan, TLDM sengaja meningkatkan show of force dan melakukan provokasi di perairan Blok Ambalat untuk mempengaruhi perundingan tersebut.

Dugaan meningkatnya aksi provokasi Malaysia itu tak berlebihan. Pada 4 Juni lalu, misalnya, sebuah kapal perang Malaysia kembali masuk ke perairan sekitar Blok Ambalat. “Mereka masuk jauh ke tempat kita sampai satu mil,” kata Komandan Gugus Tempur Laut Armada Timur, Laksamana Pertama R.H. Harahap, di Tarakan, Kalimantan Timur. Harahap mengatakan, KRI Suluh Pari dan KRI Hasanuddin menghalaunya.

Meski provokasi kapal tempur Malaysia terus terjadi, TNI Angkatan Laut belum memandang perlu mengerahkan tambahan kekuatan ke perairan sekitar Blok Ambalat. Enam kapal perang yang selama ini disiagakan di sana dianggap memadai. Apalagi, ada bantuan dari unsur Kesatuan Pengamanan Laut dan Pantai serta unsur Departemen Kelautan dan Perikanan.

Kentara sekali Malaysia begitu getol melakukan provokasi di sekitar perairan menuju Blok Ambalat, kawasan sangat kaya kandungan minyak dan gas bumi –konon bisa dikeruk hingga 30 tahun. Diperkirakan, Blok Ambalat memiliki sembilan cekungan minyak. Setiap cekungan ditaksir menyimpan cadangan minyak 764 juta barel dan cadangan gas 1,4 trilyun kaki kubik.

Pemasukan negara dari minyak Ambalat bisa mencapai US$ 40 milyar. Memang, bila dicermati, aksi provokasi selama beberapa tahun ini, meski frekuensinya tinggi, relatif tak seseru aksi provokasi pada Februari dan Maret 2005.

Ketika itu, kapal perang Malaysia tak sekadar menerobos masuk dan kemudian kabur setelah diperingatkan, melainkan juga sampai melakukan manuver menantang seakan mengajak tempur. Meski meriam di kapal masing-masng masih terbungkus terpal, suasana adu gertak dengan posisi berhadapan itu cukup menegangkan.

Sebelumnya, tentara Malaysia menyergap dan menghajar sejumlah pekerja Indonesia yang tengah mengerjakan suar milik Departemen Perhubungan di Karang Unarang, Laut Sulawesi, Kalimantan Timur. Militer negeri jiran itu pun terang-terangan melakukan latihan menembak di dekat perbatasan. Apa nggak kebangetan?

Reaksi keras pun bermunculan. Aksi demo mengecam Malaysia digelar. Sejumlah kelompok masyarakat menyatakan siap membantu TNI untuk menjaga Ambalat atau bahkan berperang melawan Malaysia. Pemimpin negeri ini pun, berbeda dari “insiden Ambalat 2005”, kali ini bereaksi keras. Entah, ada kaiitannya dengan momentum menjelang pemilihan presiden mendatang atau tidak.

Sejak aksi provokasi oleh Malaysia di Blok Ambalat pada Mei dan Juni lalu di-blow-up media massa dan mendapat perhatian sangat serius dari seluruh lapisan masyarakat, Pemerintah Indonesia memperkokoh kuda-kuda. Selain mengutus tim Komisi I DPR ke Malaysia, Indonesia juga menyiapkan tim perunding andal dalam perundingan diplomatik secara bilateral, Juli mendatang.

Direktur Jenderal Hukum dan Perjanjian Internasional, Departemen Luar Negeri, Arif Havaz Oegroseno, optimistis bahwa Blok Ambalat akan masuk wilayah Indonesia. Ia menilai, klaim Malaysia atas Ambalat berdasarkan peta 1979 sangat lemah.

Taufik Alwie, Bernadetta Febriana, dan Cavin R. Manuputty
[
Laporan UtamaGatra Nomor 31 Beredar Kamis, 11 Juni 2009] 

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Peneliti UI : `top-up fee` perbankan harus efisien
      Peneliti dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI) Rizal E. Halim menilai Top-up fee (biaya isi ulang) seharusnya perbankan melakukan efisien. "Top-up fee, perbankan harus bisa lebih efisien," kata ...
    • Perbankan nasional harus mulai perkuat sistem digitalisasi
      Perbankan nasional harus mulai beralih kepada pemberdayaan digitalisasi sehingga dapat mengikuti perkembangan zaman di era globalisasi. "Dunia perbankan dan lembaga keuangan tentunya tidak luput dari disrupsi digital. ...
    • Greysia/Apriani kembali gagal hentikan Matsutomo/Takahashi
      Pasangan ganda putri Greysia Polii/Apriani Rahayu belum bisa mengatasi pasangan nomor satu dunia asal Jepang Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi di turnamen bulu tangkis Jepang Terbuka 2017 usai menderita kekalahan di Korea Terbuka ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

    • Apple Watch 3 Diliris Bagian 2-Habis
      Namun jeroannya juga cukup gahar Perangkat wearable buatan pabrikan yang berbasis di Cupertino ini mengandalkan kinerjanya pada pada dukungan prosesor W2 dual-core Chip itu diklaim ...
    • Apple Watch 3 Diliris Bagian 1
      Apple kembali merilis smartwatch terbarunya Kali ini giliran Watch Series 3 yang dilenggangkan Dililihat dari modelnya jam tangan cerdas ini memiliki tampilan yang mirip dengan ...
    • Nokia Boyong 3 Smartphone Android ke Indonesia
      Nokia menghadirkan smartphone Android terbaru untuk pasar Indonesia Kali ini pabrikan asal Finlandia itu memboyong Nokia 3 5 dan 6 Ketiga ponsel itu dijadwalkan akan ...
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: