Hawa Ambon dan Thenu Duduk di Kursi Pesakitan

Mantan Pembantu Rektor (PR) II Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon, Ny. Hawa Ambon, Senin (26/10) menjalani sidang perdananya, di Pengadilan Negeri (PN) Ambon.

Ia diadili sebagai terdakwa dalam kasus korupsi proyek pengadaan genset di Unpatti Ambon Tahun 2006, dengan nilai proyeknya Rp. 7,8 Miliar.

Sidang yang digelar di ruang sidang Cakra PN Ambon itu, dimulai pukul 10.15 Wit, yang dipimpin majelis hakim, yang diketuai oleh Aman Barus, didampingi hakim anggota Yusrisal dan S Simanjuntak.

Terdakwa didampingi tim penasehat hukumnya, Adolof Seleky Cs .

Sementara dari enam Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang disiapkan, hadir empat JPU, yaitu Kepala Seksi Upaya Hukum Eksaminasi dan Eksekusi (Kasi Uheksi) LC Huwae, Marvie de Queljoe, Chrisman Sahetapy dan Ali Toatubun.

Dalam dakwaannya yang dibacakan secara bergantian oleh JPU menyebutkan, terdakwa Ny Hawa Ambon dalam kapasitasnya sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berdasarkan Surat Keputusan Rektor Unpatti Ambon, Nomor:04A/j13/SK/ 2005 tanggal 2 Januari 2005 dan surat Keputusan Rektor Unpatti Ambon, Nomor: 09/j13/SK/2006, tanggal 14 Februari 2006, telah melakukan atau turut serta melakukan perbuatan secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara sebesar Rp 4.055.775.726.

Terdakwa dalam melaksanakan tugasnya melakukan rencana kerja yang telah ditetapkan dalam DIPA, membuat keputusan-keputusan atau kebijakan yang dapat mengakibatkan timbulnya pengeluaran uang atas beban APBN, dimana terdakwa telah mengambil kebijakan untuk tetap membiarkan PT Asia Sarana Teknik, subkontraktor PT Nindya Karya (persero) Wilayah IV, Makassar untuk melakukan pekerjaan listrik.

Menurut JPU, terdakwa juga memerintahkan bendahara pengeluaran untuk melaksanakan proses pencairan dana proyek pembangunan infrastruktur Unpatti paket C hingga 100 persen kepada PT Nindya Karya (persero) Wilayah Makassar pada tanggal 26 April 2006, padahal terdakwa mengetahui bahwa mesin generator set, transformator maupun panel-panel belum berada di Unpatti.

Kenyataannya pekerjaan listrik baru dikerjakan pada bulan Agustus tahun 2006 dan pengetesan mesin negerator set tanpa beban, dilaksanakan pada bulan November dan Desember 2006.

Akibat perbuatan terdakwa, mengakibatkan sebagian besar dana tidak digunakan untuk pekerjaan proyek pembangunan infrastruktur kampus Unpatti paket C khususnya untuk pekerjaan listrik sebesar Rp 4. 055.775.726.

Bahwa selaku PPK, terdakwa mengetahui bahwa dalam proyek ada pekerjaan yang disubkontrakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) kepada PT Asia Sarana Teknik yang dipimpin oleh H Aris Soni Parsono sebagai direktur utama tidaklah dilaporkan kepada Rektor Unpatti selaku KPA.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Setelah mendengar pembacaan dakwaan JPU, tim penasehat hukum tidak mengajukan keberatan atau eksepsi, tetapi akan dibacakan saat pembelaan.

Setelah itu, hakim menunda sidang hingga Senin tanggal 2 November 2009, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

Usai menjalani sidang Hawa Ambon yang mengenakan pakaian berwarna crem bunga-bunga merah dengan rok coklat digiring ke ruang jaksa untuk beristirahat sejenak sebelum kembali ke Rutan waiheru.

Thenu Juga Disidangkan

Usai sidang Hawa Ambon, dilanjutkan dengan sidang pembacaan dakwaan terhadap anggota tim pengelola teknis, Izaac Thenu.

Sidang dipimpin majelis hakim, yang diketuai oleh Aman Barus didampingi hakim anggota Yusrisal dan S Simanjuntak.

Terdakwa dalam menjalani sidang didampingi oleh tim penasehat hukumnya Firel Sahetapy Cs.

JPU yang hadir Tony Sahertian, Chrisman Sahetapy, Marvie de Queljoe dan Herry Santoso dalam dakwaannya yang dibacakan secara bergantian menyebutkan, terdakwa dalam melaksanakan tugasnya selaku anggota tim pengelola teknis kegiatan untuk pekerjaan listrik bersama dengan PPK Hawa Ambon, dan Ida Bagus Sufitriasa telah melakukan perbuatan melawan hukum terhadap proyek pembangunan infrastruktur kampus Unpatti Paket C.

Terdakwa dalam menjalankan tugas pengawasan terhadap jalannya pelaksanaan fisik pekerjaan di lapangan, ternyata tidak melaksanakannya dengan baik dan benar. Padahal seharusnya terdakwa berperan secara aktif dan cermat secara teliti dalam melakukan perhitungan terhadap kemajuan sub item pekerjaan listrik yang secara fisik di lokasi pekerjaan, namun hal itu tidak dilakukan.

Sebaliknya, terdakwa mengetahui dan menyadari serta menyetujui setiap laporan kemajuan pekerjaan dalam bentuk progress fisik yang dibuat tidak mengandung kebenaran karena sesungguhnya progress fisik tersebut mencerminkan kenyataan realisasi pekerjaan di lapangan, sebagai salah satu syarat melakukan pencairan dana pekerjaan pembangunan infrastruktur tersebut.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU No. 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU No. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

SIWALIMA

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Portugal ke semifinal Konfederasi usai gunduli Selandia Baru 4-0
      Portugal berhasil melenggang ke semifinal Piala Konfederasi 2017 seusai mengalahkan Selandia Baru dengan skor 4-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Krestovskyi, St Petersburg, Rusia, Sabtu.Portugal lolos ke semifinal ...
    • Warga Bandung gelar takbir keliling
      Warga Kota Bandung menggelar takbir keliling di sejumlah jalan-jalan utama untuk merayakan Idul Fitri 1348 Hijriah yang sudah ditetapkan pemerintah pada Minggu (25/6). Warga turun ke jalan menggelar takbir dengan ...
    • KAI Madiun mengimbau pemudik waspadai tiket palsu
      Manajer Humas PT KAI Daop 7 Madiun Supriyanto mengimbau pemudik mewaspadai penjualan tiket palsu yang marak terjadi akibat ulah oknum tidak bertanggung jawab mencari keuntungan di tengah tingginya kebutuhan masyarakat akan ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: