Kostum Valentino Rossi Ditulisi Slogan “Semakin di Depan”

Kostum Valentino Rossi untuk seri balap MotoGP 2010 diperkenalkan awal bulan ini. Yang mengejutkan, dan membuat kita bangga, ada tulisan dengan bahasa Indonesia “Semakin di Depan” di lengannya.

Kostum dan sepeda motor Yamaha yang digunakan Rossi diperkenalkan di Sepang, Malaysia, pada pekan pertama Februari. Rupanya, dalam tim balap Yamaha itu memasang slogan Yamaha Motor Indonesia, “Semakin di Depan”, dengan mencolok.

Pada foto di pitstop, tampak beberapa cap sponsor terpasang di dinding belakang juara dunia sembilan kali itu (enam kali MotoGP, sekali GP 500 cc, sekali GP 125 cc, dan GP 250 cc).

Yamaha rupanya tidak puas hanya memasang nama “Yamaha”. Mereka memasang juga tulisan slogan iklan untuk pasar Indonesia, “Semakin di Depan”, di dinding pitstop itu.

Tak hanya itu, bau Indonesia makin tampak karena tulisan “Semakin di Depan” juga dipasang besar-besar pada lengan Rossi. Jadi, bisa dipastikan, pada musim 2010 ini kalimat bahasa Indonesia itu bakal selalu muncul setiap kali Rossi tampil di podium atau difoto saat menikung.

Sebenarnya tidak mengherankan bahwa Rossi memasang tulisan “Semakin di Depan” pada kostum balapnya. Ini karena penjualan Yamaha di Indonesia sangat luar biasa dibandingkan di wilayah lain di dunia ini.

Di Indonesia, Yamaha bersaing ketat dengan Honda. Pada penjualan 2009 misalnya diberitakan Honda menguasai pasar dengan pangsa 46,18 persen yang angkatanya adalah 2,7 juta unit. Yamaha menguntit ketat dengan selisih hanya 50 ribu unit yakni 2,65 juta buah. Bandingkan dengan pemegang nomor tiga, Suzuki, yang hanya mampu menjual 438 ribu buah.

Dalam perhitungan penjualan bulan-per-bulan bahkan sesekali Yamaha unggul dari Honda di Indonesia. Bulan pertama 2010 misalnya, diberitakan Yamaha mampu menjual sepeda motor sampai 239 ribu buah, di atas Honda yang hanya 216 buah.

Bandingkan dengan India misalnya. India adalah pasar sepeda motor nomor dua terbesar dunia. Indonesia ketiga, sedang yang pertama terbesar Cina. Di India, Honda–dengan cap Hero Honda–menguasai pasar dengan menjual 4,4 juta buah tahun lalu. Sedang Yamaha berada jauh di belakang dengan hanya penjualan di kisaran 200-an ribu.

Begitu pula di negeri asal Jepang. Honda pada 2009 memproduknya 196 ribu buah sepeda motor dan Suzuki 164 ribu. Sedang Yamaha? Mereka dipaksa hanya memproduksi 162 ribu sepeda motor.

Dengan volume dan pangsa pasar di Indonesia begitu besar, tak heran Yamaha sangat senang dan dengan bangga memasang tulisan “Semakin di Depan” di kostum balap Rossi.

TEMPO.com

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Rupiah Kamis sore bergerak melemah ke Rp13.306
      Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Kamis sore, bergerak melemah sebesar 28 poin menjadi Rp13.306 dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp13.278 per dolar AS. Kepala Riset Monex Investindo Futures ...
    • Polisi Jerman tangkap tentara diduga rencanakan serangan
      Polisi Jerman menangkap seorang tentara, yang dicurigai merencanakan serangan, kata jaksa di Frankfurt, Kamis, tanpa merinci kemungkinan sasaran, alasan atau senjata, yang akan digunakan. Letnan berusia 28 tahun warga ...
    • Multipolar bidik pertumbuhan usaha 10 persen 2017
      PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) menargetkan pertumbuhan usaha pada tahun 2017 mencapai 10 persen yang didukung antara lain kenaikan penjualan piranti lunak sejalan dengan prediksi mulai membaiknya perekonomian sepanjang ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: