Suaidi Marasabessy: Banyak Persoalan Yang Dianggap Remeh

Pendiri Partai Hanura yang juga orang dekat Wiranto, Letjen (Purn) Suaidi Marasabessy lompat pagar. Bekas kasum TNI itu bergabung dengan Partai Demokrat.

Suaidi mengaku sudah tak nya­man lagi berada di partai yang dipimpin oleh Wiranto itu.

Apa yang membuatnya tak nyaman? Benarkah dia tak se­paham lagi dengan Wiranto? Be­nar­kah dia pindah ke De­mo­krat karena ditawari posisi tertentu?

Berikut wawancara Rakyat Mer­deka dengan Suadi Mara­sa­bessy di Jakarta, kemarin.

Beneran Anda keluar dari Partai Hanura?
Iya, saya sudah keluar. Saya sudah menyampaikan secara resmi surat pengunduran diri satu minggu lalu, kepada ketua umum dan ditembuskan kepada sekjen, dan pengurus DPP Partai Hanura yang lain.

Kenapa mundur?
Secara garis besar, saya sudah ti­dak nyaman lagi di Partai Ha­nura karena ada prinsip-prinsip yang saya nilai sudah berbeda dengan komitmen awal ketika Partai Hanura didirikan. Ada nilai-nilai yang semestinya tetap dijalankan dan tetap ditegakkan partai, kini nilai-nilai itu sudah diabaikan dan dilaksanakan.

Sikap mengabaikan nilai-nilai itu saya anggap sudah tidak seiring dengan nama partai, Partai Hati Nurani rakyat. Ketika kita bicara hati nurani maka nilai-nilai yang harus terus diperjuangkan adalah ke­benaran dan keadilan. Tetapi par­­tai sudah keluar dari ko­mit­men dan saya tidak merasa nya­man la­gi. Saya memutuskan untuk keluar.

Apa nilai-nilai yang sudah dilanggar?
Banyak hal, antara lain yang mung­kin bisa dijadikan contoh yakni mengenai penyelenggaraan musyawarah daerah (musda) yang kini sedang banyak digelar di daerah.Ketika DPP Partai Hanura me­la­kukan intervensi, menentukan sia­pa yang menjadi ketua pengu­rus daerah, saya melihat ada atur­an yang telah dilanggar karena pe­milihan tidak lagi berjalan se­suai dengan nilai-nilai demokrasi. Saya tidak setuju dengan cara-cara itu.

Kalau ada pelanggaran ke­na­pa tidak diperbaiki, bukan lantas keluar apalagi Anda pendiri partai?
Semua kembali kepada ke­mam­puan dan kesempatan yang ter­sedia. Ketika kesempatan tidak ter­­sedia maka tidak banyak yang bisa dilakukan. Saya pun me­mu­tuskan mencari jalan lain agar te­tap bisa mengabdi kepada bangsa ini.

Saya memang bagian dari ini­siator dan deklarator Partai Ha­nura tetapi itu menjadi tidak ber­arti ketika nilai-nilai idealisme yang telah disepakati sudah tidak bisa diperjuangkan. Untuk apa saya berada di tempat itu lagi.

Apa memang persoalannya begitu rumit sampai itu tidak bisa diselesaikan?
Mungkin tidak rumit tetapi banyak persoalan yang dianggap remeh. Padahal bagi saya, per­soal­an sekecil apapun tidak boleh dianggap kecil di partai politik karena semua masalah di parpol menyangkut aspirasi politik. Jika masalah kecil dibiarkan lama-lama akan menjadi besar.

Kabarnya, Anda kecewa tidak dapat jabatan sesuai dengan sehingga memutuskan keluar?
Sama sekali tidak. Saya di Partai Hanura menempati jabatan sebagai ketua bidang organisasi. Saya kira posisi itu sebuah ja­batan yang penting untuk ke­hi­dup­an politik. Apalagi untuk par­tai baru, tentu jabatan itu cukup penting karena berkaitan dengan ketataorganisasian.

Benarkah Anda mau gabung ke Partai Demokrat?
Saya belum resmi masuk, te­tapi saya akui proses itu. Kini se­dang berjalan. Jika itu terwujud (masuk Partai Demokrat) saya akan melaksanakan tugas sebaik-bai­k­nya sesuai dengan kemam­pu­an yang saya miliki.

Kenapa memilih Partai De­mo­krat, bukan partai lain?
Saya kira untuk membantu me­nyelesaikan persoalan bangsa yang cukup pelik, maka dipe­r­lu­kan keikutsertaan semua pihak un­tuk memperjuangkan kepen­ting­an rakyat. Saya berharap mung­kin ada potensi yang saya m­iliki bisa dimanfaatkan.

Benar nggak Anda pindah ke Partai Demokrat karena dita­wari jadi duta besar?
Saya kira penilaian itu terlalu naif. Memang di dalam teori po­litik seperti yang disam­pai­kan Harold Laswell politik adalah siapa mendapatkan apa dan ba­gai­­mana cara menda­patkan­nya. Tetapi dalam hal perpindahan ke Par­tai Demokrat, saya tidak me­rasa karena ada tawaran jabatan, tetapi karena ingin melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang bisa saya lakukan.

Selain Anda, kabarnya ba­nyak kader Partai Hanura yang juga akan keluar. Apa benar?
Saya juga mendengar kabar ter­sebut. Kita li­hat saja per­kem­bangannya, biar­kan waktu yang menjawabnya. Yang jelas, saat ini ada se­jum­lah kader Partai Ha­nura yang ke­ce­wa dengan hasil munas mem­ben­tuk Forum Pe­nyelamat Partai. Forum ini se­dang melakukan upaya hukum, mengugat hasil munas. Saya de­ngar, gugatan yang dilakukan kini sudah masuk ke proses per­sidangan.

Anda terlibat di Forum itu?
Tidak. Saya tidak memilih lang­kah itu. Saya sebenarnya ber­harap mereka melakukan langkah kompromi dengan pengurus DPP namun mereka tetap memilih jalur hukum.

Anda ke Partai Demokrat bawa ’gerbong’ juga?
Tidak, saya sama sekali me­ngajak orang. Saya saja belum resmi masuk ke Partai Demokrat, masak saya mengajak orang lain.

RakyatMerdeka.co.id

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Aparat gabungan sita bambu runcing dan bom molotov di Kediri
      Aparat gabungan dari Kepolisian Resor Kediri Kota dan TNI merazia kawasan bekas lokalisasi Semampir di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Jawa Timur, dan menyita sejumlah barang seperti bambu runcing serta bom molotov."Kami sudah ...
    • Persipura tanpa Bio dan Ricardinho hadapi Gresik United
      Tim Persipura Jayapura tanpa Bio Paulin Pierre dan Ricardinho da Silva saat melawan tuan rumah Gresik United dalam laga lanjutan Torabika Soccer Championship (TSC) 2016 di stadion Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Minggu (11/12). ...
    • Pencarian korban pesawat Polri libatkan 19 kapal
      Polri mengerahkan 19 kapal dan tiga pesawat untuk mencari korban pesawat Polri M-28 Sky Truck yang jatuh pada Sabtu (3/12) di perairan Kabupaten Lingga, Kepri. "Sembilan belas kapal dan tiga unsur udara dikerahkan pada ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Unknown Feed

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.
  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: