Oma Oya Bertahan dengan Sempeh Saparua

Inilah kerja tangan…Gadis lisa boli…Dari dahulu kala…Moyang-moyang kami….

Itulah cuplikan senandung Oya Pelupessy (72) sembari mengolah tanah liat menjadi sempeh atau gerabah di halaman rumahnya, di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah, Maluku. A Ponco Anggoro

Sudah 57 tahun, perempuan renta itu melestarikan sempeh berikut lagu warisan nenek moyangnya tersebut. Lagu daerah Maluku itu berkisah tentang tata cara pembuatan sempeh dari tanah liat. Mulai dari proses mengambil tanah liat, merendam, mengadon, menjemur, hingga membakarnya sebelum dijual. Lagu itu diciptakan oleh nenek moyang orang Saparua agar sempeh tetap lestari. Continue reading

Advertisements
  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Zidane konfirmasi perpanjangan kontrak di Real Madrid
      Pelatih Real Madrid Zinedine Zidane mengatakan pada Selasa bahwa ia telah memperbarui kontraknya dengan sang juara Spanyol, meski kesepakatan itu belum diumumkan secara resmi. Real telah memperbarui kontrak sejumlah pemain ...
    • Herrera yakin masih memiliki peran kunci untuk dimainkan
      Ander Herrera hanya satu kali menjadi pemain inti pada pertandingan Liga Inggris musim ini namun gelandang Manchester United itu tidak ragu bahwa dirinya masih merupakan bagian penting terhadap rencana manajer Jose Mourinho. ...
    • Kiper Bayern Neuer istirahat karena cedera kaki
      Kiper Bayern Munich dan timnas Jerman Manuel Neuer akan istirahat merumput hingga Januari setelah mengalami cedera kaki untuk yang kedua kalinya selama enam bulan, demikian dikatakan klub Bavarian itu pada Selasa waktu ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”