Oma Oya Bertahan dengan Sempeh Saparua

Inilah kerja tangan…Gadis lisa boli…Dari dahulu kala…Moyang-moyang kami….

Itulah cuplikan senandung Oya Pelupessy (72) sembari mengolah tanah liat menjadi sempeh atau gerabah di halaman rumahnya, di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah, Maluku. A Ponco Anggoro

Sudah 57 tahun, perempuan renta itu melestarikan sempeh berikut lagu warisan nenek moyangnya tersebut. Lagu daerah Maluku itu berkisah tentang tata cara pembuatan sempeh dari tanah liat. Mulai dari proses mengambil tanah liat, merendam, mengadon, menjemur, hingga membakarnya sebelum dijual. Lagu itu diciptakan oleh nenek moyang orang Saparua agar sempeh tetap lestari. Continue reading

Advertisements
  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Kedubes India pamerkan kebudayaan di Malang
      Kedutaan Besar India bekerja sama dengan Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, menyelenggarakan Pekan Budaya India di Malang, 21-28 April 2018, untuk memberikan pemahaman dan apresiasi yang lebih baik terhadap ...
    • BEI rekrut SDM pasar modal Yogyakarta
      Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta merekrut sumber daya manusia profesional di bidang pasar modal asal Yogyakarta di Gedung Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Sabtu. Kepala ...
    • Polda: Pencarian Wakopolres Labuhanbatu dilanjutkan Minggu pagi
      Pencarian terhadap Wakapolres Labuhan Batu Kompol Adi Chandra yang tenggelam di perairan Desa Sei Lumut, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, akan dilanjutkan besok Minggu (22/4) ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”