Oma Oya Bertahan dengan Sempeh Saparua

Inilah kerja tangan…Gadis lisa boli…Dari dahulu kala…Moyang-moyang kami….

Itulah cuplikan senandung Oya Pelupessy (72) sembari mengolah tanah liat menjadi sempeh atau gerabah di halaman rumahnya, di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah, Maluku. A Ponco Anggoro

Sudah 57 tahun, perempuan renta itu melestarikan sempeh berikut lagu warisan nenek moyangnya tersebut. Lagu daerah Maluku itu berkisah tentang tata cara pembuatan sempeh dari tanah liat. Mulai dari proses mengambil tanah liat, merendam, mengadon, menjemur, hingga membakarnya sebelum dijual. Lagu itu diciptakan oleh nenek moyang orang Saparua agar sempeh tetap lestari. Continue reading

Advertisements
  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • KPK sita satu unit apartemen Rita Widyasari
      Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita satu unit apartemen senilai Rp3,6 miliar di Balikpapan milik Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari yang telah ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima gratifikasi. ...
    • Presiden Jokowi dijadwalkan buka rakernas APDESI di Medan
      Presiden Joko Widodo dijadwalkan membuka Rapat Kerja Nasional atau Rakernas Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia di Medan, Jumat. "Ribuan kepala desa se Sumatera Utara dan 350 pengurus APDESI (Asosiasi Pemerintah ...
    • IBL targetkan penerapan "salary cap"
      Pihak Liga Bola Basket Indonesia (IBL) menargetkan aturan tentang batas gaji atau "salary cap" bisa diterapkan mulai musim 2019-2020 agar kekuatan setiap tim semakin seimbang. Hal itu karena, seperti disebutkan Direktur ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”