Oma Oya Bertahan dengan Sempeh Saparua

Inilah kerja tangan…Gadis lisa boli…Dari dahulu kala…Moyang-moyang kami….

Itulah cuplikan senandung Oya Pelupessy (72) sembari mengolah tanah liat menjadi sempeh atau gerabah di halaman rumahnya, di Negeri Ouw, Kecamatan Saparua, Maluku Tengah, Maluku. A Ponco Anggoro

Sudah 57 tahun, perempuan renta itu melestarikan sempeh berikut lagu warisan nenek moyangnya tersebut. Lagu daerah Maluku itu berkisah tentang tata cara pembuatan sempeh dari tanah liat. Mulai dari proses mengambil tanah liat, merendam, mengadon, menjemur, hingga membakarnya sebelum dijual. Lagu itu diciptakan oleh nenek moyang orang Saparua agar sempeh tetap lestari. Continue reading

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Iriawan : aksi "Bela Islam" peristiwa tak terlupakan
      Mantan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan menyebutkan aksi bela Islam "411" dan "212" merupakan pengalaman dan peristiwa yang tidak terlupakan. "Itu pengalaman yang tak terlupakan," kata Irjen Polisi M ...
    • Komite Arab akan pantau pelanggaran Israel di Yerusalem
      Komite Tetap Arab mengenai Hak Asasi Manusia pada Rabu (26/7) memutuskan membentuk satu komite guna memantau pelanggaran Israel di Yerusalem Timur menurut laporan kantor berita resmi Mesir, MENA. Keputusan tersebut diambil ...
    • ESDM: perpanjangan operasi Freeport tunggu IUPK
      Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan bahwa sahnya perpanjangan operasi PT Freeport Indonesia setelah masa Kontrak Karya berakhir pada 2021 menunggu ditandatanginya Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”