Ekonomi Cara Sesat, Indonesia Terancam Punah

INDONESIA memiliki potensi untuk membentuk model ekonomi baru, yaitu people cybernomics. Suatu sistem baru untuk mengembangkan kedaulatan ke tangan rakyat secara konkret. Dalam hal ini rakyat terorganisir dalam bentuk korporasi. Konsep ini mempertemukan antara kapitalisme dan sosialisme dalam korporasi kerakyatan.

Jadi, ke depan itu akan menjadi model ekonomi baru yang berbasis kerakyatan tetapi dengan teknologi dan sistenm seperti halnya multinasional corporation. Karena negara yang bisa memfasilitasi hal ini, maka harus Negara yang merubah system ekonominya dengan kembali ke uang mas, atau komoditi lainnya. Ini butuh kepemimpinan nasional yang mampu melihat global itu sudah bergerak sampai ke sana. Sehingga rakyatnya tidak terus disengsarakan oleh kebodohan sang pemimpin.

Dengan cara ini, perubahan dilakukan secara total seperti yangt elah dilakukan Presiden Thaksin di Thailand, Ahmadinejad di Iran, dan Hugo Chavez di Venezuela, Mahathir di Malaysia bias terwujud. Secara sistemik, holistik, tidak tumpang tindih seperti yang dilakukan Indonesia sampai sekarang ini.

Dari perspektif persyaratan “corporate restructuring”, Indonesia wajib melakukannya kalau ingin NKRI tetap utuh. Kalau hal ini tidak terjadi, maka yang terjadi saya rasa adalah skenario kedua yakni adanya perpecahan seperti di Aceh, Riau, Kaltim yang ingin berdiri sendiri-sendiri karena tidak merasakan manfaat berIndonesia.

Indonesia tidak punya pilihan, karena system lama yang digunakan adalah jebakan internasional ala IMF. Sebetulnya Duni menghendaki Indonesia lebih baik, tetapi IMF dkk ingin bertahan, menjadi satu-satunya lembaga yang masih bercokol di Indonesia, saat di negara lain IMF sudah diusir.

Sementara di Indonesia, IMF sudah dilunasi tapi kroni-kroninya makin merajalela. Utang yang diciptakan oleh pemerintahan SBY jumlahnya lebih besar dari jumlah utang yang dibuat dari jaman Bung Karno plus utang jaman Pak Harto plus utang jaman Habibie plus utang jaman Gus Dur plus utang jaman Megawati.

Utang luar negeri Indonesia (pemerintah dan swasta) sebesar Rp 2.500.000.000.000.000 (dua ribu lima ratus triliun rupiah) diantaranya dibuat selama 5 tahun pemerintahan SBY sebesar Rp 300-an triliun. Bunga dan cicilan pokok Rp 450 triliun. Sri Mulyani Insdrawati (IMF) saat itu selaku Menteri Keuangan RI, merangkap sebagai ‘sales girl’-nya IMF berhasil menjual produk perbankan Grup IMF berupa “loan” sebesar itu kepada Indonesia.

Di dunia pasar keuangan global, layaknya Sri Mulyani Indrawati mendapatkan “success fee” sebesar 1-3% dari nilai pinjaman yang berhasil dijualnya atau sekitar Rp 3-9 triliun. Sebagai contoh, Februari 2009 Menteri Keuangan RI saat itu menjual Global MTN (Medium Term Notes) semacam, SUN (Surat Utang Negara) di pasar global, sebesar USD 3 miliar dengan bunga 11,75% (sementara di pasaran interest rate dalam USD hanya sekitar 2-3%). Ini hanya slaah satu modus yang belum tersentuh oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pertanyaan para ekonom klasik: Lantas modal uang dari mana agar ndonesia bias membiayai rencana “Corporate Restructuring” tersebut? Jawaban saya: Uang itu hanya sarana. Contohnya Thailand yang tidak punya tambang dan sumberdaya sebanyak kita terbukti bisa bangkit dari keterpurukan dan melunasi utang-utangnya (mengusir IMF) hanya dalam waktu 6 bulan. Berarti ada caranya.

Itu hanya bagian sebuah model, China misalnya mengambil satu model yang awalnya tidak menganut hukum “supply and demand” sebagaimana sistem kapitalisme. Bagi China, yang penting mengatur bagaimana rakyatnya semua bekerja dari jam tujuh pagi sampai jam lima sore. China pun terbukti bisa memproduksi barang apa pun mulai dari peniti sampai satelit dengan tidak ikut model mekanisme pasar.

China, rakyatnya lebih dari 1,5 miliar makan semua. Kesehatan ditanggung negara, pendidikan semua gratis, semua anak sekolah, semua kerja. Kalau China menerapkan sistem kompetisi bebas, seperti negara-negara Barat, rakyat China bisa mati bunuh-bunuhan hanya untuk sekedar cari makan.

Coba lihat, 86% perusahaan yang terdaftar di 10 besar pasar uang dunia dibanjiri oleh perusahaan-perusahaan China yang terdaftar di berbagai negara. Dengan cara ini, China berhasil mengeruk devisa hampir 2 triliun dolar AS (atau sekitar Rp 18.000 triliun). Jadi, jangan tanya soal uang. Uang itu hanya alat. Apa susahnya membikin satu dolar itu sama dengan satu rupiah (Rp 1) kalau disepakati modelnya. Contohnya, Malaysia saja bisa bikin 1 dolar senilai 3,8 ringit. Itu kan hanya soal modelling.

Yang menjadi masalah Indonesia adalah sesame elit sekarang ini berpikir hanya uang sehinga jadi kufur (tertutup). Mereka tertipu oleh sistem besar ini. Padahal, hal itu hanya alat. Presiden Thailand, Thaksin terbukti dengan caranya, Mahathir terbukti dengan caranya, Hugo Chavez terbukti dengan caranya, Ahmadinejad tebrukti dengan caranya, China terbukti dengan caranya. Indonesia saja yang masih melanjutkan cara sesat yang jelas-jelas telah menyengsarakan rakyat hingga saat ini.

Satu lagi syarat kepemimpinan dalam “corporate restructuring”, Indonesia memiliki kultur seperti engara-negara Amerika Latin. Dimana tentara dipakai oleh kroni penguasa untuk dimanfaatkan mengamankan kepentingan jkapitalsime sehingga mencengkeram rakyat. Para konglomerat memanfaatkan tentara sebagai backing mereka. Adalah Hugo Chavez yang bisa membalikkan sejarah dimana tentara untuk kepentingan rakyat.

Dicari, sosok tentara seperti Chavez yang mengembalikan peran tentara untuk kepentingan rakyat dalam mengawal “corporate restructuring” menuju Korporasi Rakyat Indonesia. Yang jelas jangan LANJUTKAN model lama, nanti Indonesia bakal punah.

Ir Liem Siok Lan MSc (Justiani) adalah Mantan Penasihat Presiden Thailand, Thaksin; Presiden CEO Asia Pasific SMarT Development and FInacing; Lulusan S2 McGill Canada; Jebolan S3 Cybernomics/Greenomics eDinar University.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Sering terbang? Ini alasan kulit harus dirawat ekstra
      Menghabiskan waktu berjam-jam di dalam pesawat terbang bisa jadi berita buruk bagi kulit Anda. Kelembaban rendah dan terpaan pendingin udara membuat kulit jadi kering.Dr. Radityo Anugrah yang memiliki spesialisi di bidang kulit ...
    • Yogyakarta kukuhkan Satgas Saber Pungli
      Kota Yogyakarta kini memiliki Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar setelah dikukuhkan secara resmi oleh Pelaksana Tugas Wali Kota Yogyakarta Sulistiyo, Selasa. "Kami akan segera melakukan koordinasi internal untuk ...
    • Pemerintah keluarkan harga patokan ayam
      Kementerian Pertanian mengeluarkan harga patokan ayam ras pedaging melalui Peraturan Menteri Pertanian Nomor 26/2016 tentang Penyediaan, Peredaran dan Pengawasan Ayam Ras.Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, menandatangani revisi ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: