“Global Monetary Authority”

Kehancuran Wall Street karena kredit macet dan derivatives fiktif, terungkap karena keterkaitan seluruh negara dalam satu sistem keuangan global. Termasuk dua super power yang oleh Niall Ferguson disebut dengan istilah Chimerica dalam buku The Ascent of Money. Dua negara ini menurut Thomas Friedman adalah dua negara dengan satu sistem dan keterkaitan mirip kembar siam. Tidak bisa dioperasi tanpa membahayakan kelangsungan hidup salah satu atau kedua-duanya.

AS berutang kepada RRT hampir US$ 1 triliun berupa surat utang obligasi Treasury ataupun obligasi lembaga keuangan AS seperti Freddie Mac dan Fannie Mae. Sebaliknya, RRT juga mempunyai utang kepada dunia internasional dalam jumlah yang cukup signifikan. Utang luar negeri RRT naik 18 per sen periode tiga kuartal 2008, yang mencapai US$ 442 miliar menurut State Administration of Foreign Exchange. Utang jangka pendek, jatuh waktu di bawah 1 tahun, naik 27,2 % menjadi US$ 280 miliar. Sedang utang jangka menengah dan panjang, naik moderat 5,5% menjadi US$ 162 miliar. Cadangan devisa RRT hampir US$ 2 triliun adalah yang terbesar sedunia.

David Smick dalam buku The World is Curved mengungkap bahwa produsen ekspor Tiongkok terkait dengan multinasional dan modal asing. Mereka efisien dengan 3% tenaga kerja (25 juta), tapi menguasai 55% pangsa pasar ekspor, 80% pertumbuhan, 22% PDB atau 41% dari pertumbuhan PDB. Tiongkok tidak mungkin mengisolasi diri dari kemelut global yang bisa dipicu oleh kelemahan regulasi ataupun petualangan para profesional yang mengejutkan.

Seperti kasus Bernard Madoff, mantan ketua NASDAQ yang menggelapkan dana US$ 50 miliar milik investor perorangan ataupun lembaga keuangan tersohor, hanya dengan pola “arisan” model Ponzi yang banyak diterapkan di negara dunia ketiga, termasuk Indonesia. Penggelapan ini merupakan tambahan “dessert” pada menu utama, skandal derivatives Wall Street yang telah menenggelamkan triliunan dolar aset milik penabung sedunia dalam lumpur kerugian model Lehman yang jauh lebih dahsyat dari lumpur Lapindo.

GMA

Karena itulah, dunia menuntut dibentuknya suatu Global Monetary Authority (GMA) sebagai wadah supranasional yang bisa mengawasi dan memberi sanksi untuk melindungi konsumen serta masyarakat dari praktik predator, pemangsa keuangan yang secara canggih menjual produk yang bisa lenyap tanpa jejak dan pertanggungan jawaban. Global Monetary Authority yang digulirkan oleh Jeffrey Garten dari Yale Center, patut dicermati dan diperjuangkan agar manusia tidak lagi mudah dijadikan mangsa oleh lembaga keuangan. Yang dimaksudkan untuk menyejahterakan, tapi malah menyengsarakan manusia.

Lembaga keuangan dunia yang dibentuk setelah Perang Dunia II di Bretton Woods, berupa Bank Dunia dan IMF, tidak mampu menjalankan fungsi pengawas dan regulator dalam mandala transnasional global, lintas batas negara. Sejak krismon Asia Timur 1998, telah dikumandangkan perlunya perombakan arsitektur keuangan lama yang bertumpu pada perimbangan kekuatan 1945 dan menjadi struktur yang mencerminkan kekuatan kontemporer abad 21.

Usul yang sudah digulirkan satu dasawarsa oleh Gordon Brown waktu menjabat Menkeu Inggris itu, baru memperoleh momentum dengan krismon 2008 berupa KTT G-20 di Washington DC 15 November. Atas desakan Uni Eropa, RRT ,dan negara lain, Presiden Bush menyelenggarakan Summit on Financial Markets and World Leaders. Krismon global tidak terisolasi, dari konflik geopolitik yang sudah berumur setua Alkitab di Timur Tengah. Atau konflik kekuatan imperium penjelajah dan penjajah seperti Pizarro yang diungkap kembali secara sentimental oleh Goenawan Mohammad berikut antitesisnya “Transformasi dalam 2 Caping” (Tempo, 22/29 Desember). Konflik antarindividu, menjadi antarsuku, antarras, antaretnis, antarnegara bangsa dipenuhi pengkhianatan, dan Machiavelisme.

Perang Arab-Yahudi memang mengerikan dan berlarut larut. Tapi di dalam tubuh rezim yang berperang, bisa tumbuh perang faksi saling bantai. Serangan Israel atas Hamas tidak lepas dari “konspirasi Olmert – Abbas”, sebab Hamas tidak akan mengakui Mahmoud Abbas sebagai Presiden Palestina setelah masa jabatan habis 9 Januari 2009. Hamas sedang menggalang koalisi dengan Islamic Jihad dan kelompok PFLP (Popular Front for the Liberation of Palestine), sayap Lebanon ataupun Damaskus untuk mengkup Palestine Liberation Organization dari faksi Fatah (pimpinan Mahmoud Abbas). Karena itu walaupun Abbas berpidato mengutuk serangan Israel, komandan Hamas di Gaza, Mahmoud Al Zahar menyatakan bahwa Hamas tetap akan menolak Abbas dan merebut kepresidenan Palestina melalui pemilu.

Antisipasi

Dalam konteks perubahan sistem politik dari pola suksesi berdarah menjadi seleksi pemilu tertib dan memang terjadi anomali, di mana kekuatan politik yang memenangkan pemilu, bisa saja berubah menjadi monster otoriter yang membantai seluruh oposisi. Itulah tantangan yang dihadapi pola demokrasi dan tradisi otoriter Timur Tengah yang sebetulnya merupakan gejala universal masa lalu, termasuk politik di Barat.

Krismon 2008 menyebabkan Barat, AS dan Eropa lebih terpuruk dan dinilai gagal menciptakan sistem yang accountable, mampu mengendalikan dan mengatur agar ekses kapitalisme tidak menjadi predator, pemangsa sesama unsur masyarakat secara destruktif melalui fraud, kriminalitas, dan skandal model Lehman Madoff. Sistem liberal Barat dianggap gagal mengantisipasi tsunami derivatives.

Dalam perkembangan ekonomi berdimensi lintas negara, skema pengemplangan utang oleh debitor terhadap kreditor sudah menggejala, bahkan sejak abad pertengahan. Bankir keturunan Italia yang bermarkas di Lombard Street London sudah dijadikan “cukong sapi perah” oleh dinasti di London. Bankir bankir Yahudi beroperasi lintas batas Eropa, menjadi bankir bagi raja dan politisi Inggris, Jerman, Austria, Prancis. Tokoh seperti John Law, orang Inggris yang menipu Prancis dengan saham Mississippi, yang mirip saham bumi di era modern.

Krismon yang selalu berdampak dunia sudah dikenal sejak bursa menjadi salah satu lembaga ekonomi penting. Agenda G-20 adalah pengamanan demokratisasi saham agar tidak terbajak oleh predator derivatives yang superkreatif dan telah menenggelamkan sektor riil dalam kubangan kemacetan akibat sekuritisasi aset menjadi fiktif.

Pergeseran peran AS menjadi debitor, dan RRT menjadi kreditor terbesar di dunia, semakin memerlukan Global Monetary Authority yang berwibawa dan bergigi untuk menciptakan arsitektur sistem ekonomi baru sesuai perimbangan kekuatan 2010 dan bukan melestarikan struktur usang warisan Perang Dunia II (Bank Dunia dan IMF). Sekaligus mengawasi, mencegah dan menghukum predator model Lehman dan Madoff untuk melindungi masyarakat dan dunia.

KTT ke-2 G-20 akan digelar tanggal 2 April 2009 di London, seminggu sebelum pemilu legislatif di Indonesia. Presiden Yudhoyono tetap akan berangkat mewakili Indonesia sebagai anggota G-20. Merupakan suatu agenda penting bagi para pemilih bahwa capres periode 2009-2014 harus bisa diandalkan sebagai presiden unggulan untuk memanfaatkan posisi Indonesia di G-20 dan pembentukan Global Monetary Authority. Jika pemilih tidak mencari the best, maka bisa terjadi Indonesia kurang berperan secara substansial dalam pembentukan GMA oleh G-20.

Christianto Wibisono, pengamat masalah nasional dan internasional – SuaraPembaruan

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Tim pencari lanjutkan evakuasi korban gempa dari reruntuhan
      Tim pencari dan penyelamat melanjutkan upaya mengevakuasi korban gempa dari bangunan-bangunan yang runtuh akibat gempa 6,5 Skala Richter (SR) yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan sekitarnya kemarin pagi, menewaskan lebih ...
    • Kekuatan gempa 6,5 SR setara empat bom Hiroshima
      Perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebut kekuatan gempa bumi 6,5 Skala Richter (SR) yang kemarin pagi mengguncang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan sekitarnya setara dengan kekuatan empat hingga enam ...
    • Penyertaan Modal Negara untuk PT SMI perlu diaudit BPK
      PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) hampir setiap tahun memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) yang secara total telah tersalurkan Rp24,3 triliun.Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan, dalam keterangan tertulis, Kamis, ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: