Pelajaran Lain dari Sukses Obama

Di tengah terpaan badai ekonomi dahsyat, bangsa dan negara AS kembali menunjukkan prestasi luar biasa dengan terpilihnya Barack Obama, warga negara keturunan kulit hitam, menjadi presiden ke-44 Amerika Serikat.

Pendukungnya yakin bahwa Obama adalah pemimpin yang akan mampu membawa AS keluar dari terjangan badai itu. Tentu optimisme dan harapan rakyat AS kepada Obama itu masih harus dibuktikan dulu.

Tiba di Amerika Serikat pada tahun 1619 dari Afrika sebagai budak belian, warga kulit hitam mengalami penindasan dan perlakuan diskriminatif dari warga kulit putih. Melalui perjuangan amat panjang tanpa kekerasan, akhirnya keturunan campuran kulit hitam dan kulit putih mampu terpilih menjadi orang pertama di negara terkuat di dunia.

Bermula dari Montgomery

Pada 1 Desember 1955, seorang tokoh kulit hitam bernama Rosa Parks diminta pindah dari tempat dia duduk di bus kota karena tempat duduk itu adalah khusus untuk warga kulit putih. Dia menolak sehingga dihukum. Tokoh-tokoh kulit hitam berkumpul untuk mengajak warga kulit hitam memprotes UU Negara Bagian Alabama yang mengharuskan pemisahan kursi bus.

Warga kulit hitam sepakat untuk melakukan boikot terhadap bus kota di Montgomery. Seseorang mengusulkan Dr Marthin Luther King Jr, pendeta yang masih muda, sehingga dapat bekerja dengan kekuatan penuh. Usul itu disetujui meski Pendeta King belum lama tinggal di Montgomery.

Dalam pertemuan untuk sosialisasi gerakan itu, Dr King sudah menunjukkan kemampuan berpidato yang memukau, mampu menumbuhkan motivasi dan menggerakkan warga untuk melakukan boikot. Tampaknya kemampuan berbicara Dr King adalah salah satu kunci keberhasilan gerakan itu.

Warga kulit hitam melakukan boikot dengan berjalan kaki menuju tempat bekerja atau ke sekolah. Bus kota menjadi amat sepi sehingga menyulitkan perusahaan bus kota. Warga kulit hitam juga mengatur supaya yang bekerja di tempat jauh dapat diberi tumpangan oleh mereka yang punya kendaraan. Ada gerakan mengumpulkan sepatu dari kota lain untuk membantu yang sepatunya rusak akibat boikot itu.

Antikekerasan

Perundingan dilakukan antara Pemerintah Kota Montgomery dan para tokoh kulit hitam, tetapi tak tercapai kesepakatan. Mobil warga kulit hitam ada yang diledakkan. Bahkan, rumah Dr King terkena bom. Ku Klux Klan melakukan intimidasi terhadap warga kulit hitam. Namun, Dr King mampu menjaga emosi pengikutnya dan menanamkan ke dalam diri mereka bahwa antikekerasan akan menjadi kekuatan moral yang dahsyat.

Perlawanan tanpa kekerasan dalam jangka panjang akan menghasilkan energi positif yang lebih hebat daripada perlawanan menggunakan kekerasan. Yang dibutuhkan ialah kesabaran dan kemampuan menahan emosi. Kemampuan berpidato Dr King amat besar perannya dalam menanamkan kesadaran itu. Kepemimpinannya dan dukungan istrinya, Coretta, juga mempunyai peran yang besar.

Melihat sikap Pemerintah Kota Montgomery yang bersikukuh bahwa pemisahan tempat duduk bus untuk kulit putih dan kulit hitam adalah perintah UU Alabama, warga kulit hitam Montgomery mengajukan semacam uji materi terhadap UU itu kepada MA Federal. Lembaga itu membatalkan UU tersebut. Boikot 385 hari tanpa kekerasan mampu meniadakan UU diskriminatif.

Membicarakan perjuangan warga kulit hitam AS untuk memperoleh hak-hak sipilnya tanpa kekerasan, harus bicara tentang The March of Washington, saat gabungan seperempat juta warga AS berkulit hitam dan putih memadati the Mall antara the Lincoln Memorial dan the Washington Monument di ibu kota AS pada 28 Agustus 1963. Peristiwa itu adalah salah satu demonstrasi terbesar dalam sejarah perjuangan HAM.

Pidato Martin Luther King Jr dalam peristiwa itu (”I Have A Dream”) menjadi salah satu pidato monumentalnya. Sebuah poster besar yang memuat cuplikan pidato itu dipajang di dinding kantor seorang pejuang HAM di Jakarta. Salah satu bagian dari pidatonya itu: ”Saya punya impian bahwa keempat anak saya suatu hari nanti akan hidup di negara di mana mereka tidak dinilai dari warna kulitnya melainkan dari karakternya. Saya punya impian hari ini.”

Pelajaran bagi kita

Dr King berhasil menanamkan sikap antikekerasan di dalam diri pengikutnya. Ternyata perjuangan antikekerasan itu dalam jangka panjang berhasil menempatkan warga kulit hitam pada posisi sejajar dengan warga kulit putih dan mengantarkan seorang keturunan kulit hitam pada posisi orang nomor satu di dunia. Belum tentu posisi itu bisa diraih Obama jika warga kulit hitam AS menggunakan cara kekerasan.

Pascaperistiwa 11 September 2001, di AS muncul sejumlah (kecil) rohaniwan Kristen yang mengampanyekan kecurigaan terhadap Islam, menganggapnya sebagai agama penganjur kekerasan. Syukur di AS banyak dai berhasil meyakinkan masyarakat bahwa kecurigaan itu tidak beralasan. Dialog diselenggarakan di berbagai kampus di AS untuk menjelaskan, Islam adalah agama penganjur perdamaian. Para tokoh politik AS berhasil meredam sikap negatif itu.

Saat dilantik sebagai Presiden Afrika Selatan, Nelson Mandela mengundang sipir penjara berkulit putih yang 30 tahun berlaku kejam kepadanya di dalam penjara. Kebesaran jiwa Mandela adalah teladan bagi bangsa Afrika Selatan untuk mau mengurangi kebencian dan keinginan membalas dendam.

Para rohaniwan dan para pemimpin di Indonesia diharapkan terus menanamkan sikap antikekerasan di dalam diri pengikutnya. Menjelaskan bahwa kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah, hanya akan memicu kekerasan baru.

Pembalasan dendam akan memicu dendam baru. Kita perlu meneladani para raksasa dunia, seperti Salahuddin al Ayyubi, Nelson Mandela, Mahatma Gandhi, dan juga para nabi, yang selalu menganjurkan perilaku yang adil dan berdasarkan rasa kemanusiaan, bahkan terhadap musuh kita sekalipun.

Salahuddin Wahid Pengasuh Pesantren TebuirengKOMPAS

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Tim pencari lanjutkan evakuasi korban gempa dari reruntuhan
      Tim pencari dan penyelamat melanjutkan upaya mengevakuasi korban gempa dari bangunan-bangunan yang runtuh akibat gempa 6,5 Skala Richter (SR) yang melanda Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan sekitarnya kemarin pagi, menewaskan lebih ...
    • Kekuatan gempa 6,5 SR setara empat bom Hiroshima
      Perekayasa Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menyebut kekuatan gempa bumi 6,5 Skala Richter (SR) yang kemarin pagi mengguncang di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh, dan sekitarnya setara dengan kekuatan empat hingga enam ...
    • Penyertaan Modal Negara untuk PT SMI perlu diaudit BPK
      PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) hampir setiap tahun memperoleh Penyertaan Modal Negara (PMN) yang secara total telah tersalurkan Rp24,3 triliun.Anggota Komisi XI DPR RI Heri Gunawan, dalam keterangan tertulis, Kamis, ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”

  • %d bloggers like this: