Kesepakatan Copenhagen Melibas Protokol Kyoto

Hari pertama Konferensi Perubahan Iklim ke-15 membuahkan Kesepakatan Copenhagen yang kontroversial. Kesepakatan ini hanya melindungi kepentingan negara maju, terutama Amerika Serikat dan Uni Eropa, untuk menghindar dari tanggung jawab mereka mengurangi emisi karbon dan menanggulangi dampak perubahan iklim.

Negara-negara berkembang dan miskin meminta komitmen negara maju untuk –secara keseluruhan– memangkas 45% emisinya di bawah emisi tahun 1990 pada 2020. Continue reading

Advertisements

Rumah dan Mimpi Pengurangan Emisi

Dunia saat ini sedang menghadapi tantangan besar menyongsong bencana iklim yang (seharusnya) menjadi momok. Jika suhu bumi naik hingga dua derajat, yang diperkirakan akan tercapai pada abad ini, dan jika kita tidak berbuat apa-apa sekarang, maka Planet Bumi akan menuai bencana: mulai dari badai yang semakin sering, iklim yang tak lagi terprediksi, kekeringan, hingga banjir dengan skala masif. Continue reading

Rokok, Komoditas Penuh Tipu Daya

Industri rokok identik dengan tipu daya. Mungkin justru karena itulah mereka tetap bisa bertahan hingga kini. Dibendung di satu negara, menyerbu ke negara lain yang lemah penegakan hukumnya dan rendah kemauan politiknya untuk melindungi kesehatan rakyatnya. Continue reading

Tridoyo Kusumastanto: Laut Jawa Bisa Jadi Tempat Sampah Terbesar di Dunia

Senin pagi ini, 11 Mei, Konferensi Kelautan Sedunia dibuka di Manado, Sulawesi Utara. Sekitar 150 negara mengirimkan wakilnya. Ihwal laut dan seisinya serta perubahan iklim yang mempengaruhi kehidupan bahari menjadi bahasan utama dalam pertemuan internasional itu. Kota Manado dilanda euforia konferensi dan kesibukan tak terkira. Continue reading

Membeli Air Minum atau Botol Plastik

Sumber air sekarang su dekaat.” Begitulah celetukan seorang bocah dari Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, yang kini sering menyapa pemirsa televisi. Iklan air minum dalam kemasan produksi PT Danone-Aqua itu sering nongol di layar kaca. Continue reading

Ahli Ingatkan Sepertiga Spesies Kini Terancam

Para ahli yang berkumpul dalam pertemuan tingkat tinggi di Florida, Amerika Serikat, mengingatkan, dampak perubahan iklim akan mematikan sepertiga spesies di bumi hingga akhir abad ini. Oleh karena itu, dibutuhkan aksi segera untuk merestorasi ekosistem yang rapuh dan melindungi satwa terancam punah. Continue reading

Tebang Hutan Ramah CO2

Menebang pohon secara membabi buta tidak hanya menimbulkan kerusakan hutan tapi juga meningkatkan emisi gas CO2 dunia. Ini adalah temuan para peneliti yang memantau hutan di berbagai belahan dunia. Para peneliti kemudian mengembangkan sistem tebang pohon yang disebut ‘Reduced Impact Logging‘. Dengan sistem ini, kerusakan hutan akibat penebangan pohon bisa dikurangi sampai lima puluh persen.

Penelitian dilakukan pada hutan produksi di berbagai wilayah dunia, dari Asia sampai Afrika. Yang dimaksud dengan hutan produksi adalah hutan yang diperuntukkan bagi produksi kayu. Continue reading

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Senegal negara Afrika tertinggi dalam peringkat FIFA
      Tim nasional  Senegal menjadi negara Afrika yang memiliki posisi tertinggi pada peringkat FIFA bulan November yang dirilis Kamis waktu setempat, dengan menempati peringkat 23 besar dunia.  Tim berjuluk 'Teranga Lions' ...
    • Aksi Bakpao Mendukung KPK
      Sejumlah pegiat menggelar aksi unjuk rasa bertema bakpao di depan gedung KPK, Jakarta, Jumat (24/11/2017). Mereka mendukung KPK untuk mengusut tuntas kasus korupsi KTP Elektronik yang merugikan negara Rp2,3 triliun. (ANTARA ...
    • SMIIC segera rilis standarisasi halal
      Lembaga standarisasi halal  yang terafiliasi dengan Organisasi Kerja sama Islam (OKI), Institut Standar dan Metrologi untuk Negara-negara Islam (SMIIC), segera merilis standarisasi halal untuk produk kosmetik."Kami akan ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”