Yogya Kembali

Sejujurnya, tiga hari terakhir ini kepala saya agak sakit karena mencoba mencerna pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ketika rapat kabinet terbatas, Jumat (26/11), tiba-tiba Presiden menyinggung soal keistimewaan Yogyakarta dengan menyatakan bahwa tidak mungkin ada sistem monarki yang bertabrakan dengan konstitusi dan nilai demokrasi. Continue reading

Advertisements

Fundamentalisme vs Demokrasi

Jenderal AM Hendropriyono, Sabtu 25 Juli, menerima gelar doktor filsafat dari Universitas Gadjah Mada dengan inti tesis seperti judul kolom ini. Tanggal 17 Juli 2009, Dr Hadi Susastro menerima gelar doktor honoris causa dari ANU atas peranannya dalam kerja sama regional Asia Pasifik. Continue reading

Bibi Teliti atawa Tidur Siang Saja

Pemilu tinggal sepekan lagi. Ada yang menyongsong pesta demokrasi itu gegap-gempita, ada pula yang bermuram durja.

Kaum yang pertama, barangkali, sudah tahu partai yang akan dipilih. Mungkin karena sudah cocok dengan partainya, atau karena calon Continue reading

Demokrasi ala “Moloku Kie Raha”

Jauh sebelum Indonesia mengenal sistem demokrasi liberal ala Barat seperti saat ini, kerajaan-kerajaan Nusantara telah mengenal sistem demokrasi dan bernegara yang dibangun atas falsafah dan budayanya sendiri. Saling percaya, amanah, Continue reading

Siti Musdah Mulia: Tidak Ada Contoh Negara Islam Ideal

Banyak orang menyebutnya muslimah yang ”mau dan berani bersuara” untuk mewujudkan Islam sebagai ajaran yang teduh, dialogis, dan inklusif. Sebutan itu terdengar lagi ketika Yayasan Pusat Hak Asasi Manusia menganugerahinya Penghargaan Yap Thiam Hien, pertengahan Desember lalu.

Penghargaan itu bukan yang pertama bagi Siti Musdah Mulia. Pada Hari Perempuan Dunia, Continue reading

Demokrasi (di Tangan Rakyat) yang Lemah

Tanggapan atas tulisan Mohamad Sobary: Pemimpin Kelas Salon

Bang Sobary dalam bagian awal tulisannya (Harian Kompas, 6 September 2008) secara sinis memandang kemajuan ilmu komunikasi dan teknologi komunikasi yang diasosiasikan sebagai salon kecantikan yang mampu membuat citra buatan – yang mungkin sangat berlawanan dengan sifat sejatinya – sebagai penyebab lahirnya pemimpin kelas salon yang merupakan tragedi bangsa abad ini.

Pedang bermata dua

Telah banyak contoh betapa ilmu pengetahuan dan teknologi menjadi pedang bermata dua dalam sejarah panjang kebudayaan manusia. Continue reading

Jalan Buntu Demokrasi

Megawati Soekarnoputri, Jusuf Kalla, Susilo Bambang Yudhoyono, dan Amien Rais bakal tampil di panggung pemilihan presiden 2009. Lengkaplah potret elite lama di etalase politik nasional.

Dari sudut hak politik, siapa pun boleh mencalonkan atau dicalonkan. Continue reading

  • RSS ANTARA News – Berita Terkini

    • Satu korban Tol Becakayu direncanakan jalani operasi
      Pelaksana Hubungan Masyarakat Rumah Sakit Umum Universitas Kristen Indonesia (RSU UKI) Jakarta Erika Dameria mengatakan satu pekerja korban tiang Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) direncanakan menjalani operasi ...
    • Guardiola bantah berselisih dengan bos Wigan
      Pep Guardiola mengecilkan perselisihan kecilnya dengan pelatih Wigan Athletic Paul Cook dan sebaliknya menyelamati klub Liga Satu itu setelah Manchester City tersingkir dari Piala FA akibat kalah pada putaran kelima melawan ...
    • Uang virtual tidak diakui sebagai alat pembayaran
      Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Maluku, Bambang Pramasudi, mengatakan, Bank Indonesia telah menegaskan, uang virtual termasuk Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran yang sah. "Karena itu Bank Indonesia ...
  • “ISI – PORO”





  • Subscribe in Bloglines


  • RSS Berita IT dan Artikel

  • “B A K A N C I N G”